Breaking

Analisis Cboe Global Markets, Saham Dinilai Murah meski Harga Tertekan

AK
Akbar

Editor: Mazroh Atul Jannah

Selasa, 30 Juni 2026
Analisis Cboe Global Markets, Saham Dinilai Murah meski Harga Tertekan
Ilustrasi: Saham Cboe Global Markets diperdagangkan mendekati level terendah 52 minggu pada 245,56 dolar. (Foto: NET)

JAKARTA – Saham Cboe Global Markets Inc. belum lama ini diperdagangkan mendekati level terendah 52 minggu di angka 243,73 dolar dengan harga saat ini berada pada posisi 245,56 dolar. Meskipun mengalami pelemahan, saham ini tercatat telah memberikan imbal hasil 1 tahun sebesar 1,81 persen.

Berdasarkan analisis InvestingPro, CBOE dinilai dalam kondisi undervalued dengan Fair Value yang mengindikasikan potensi kenaikan signifikan. Perusahaan tetap menjaga fundamental kuat, termasuk konsistensi peningkatan dividen selama 11 tahun berturut-turut dan rasio PEG sebesar 0,38.

Cboe Global Markets meluncurkan kontrak opsi biner berbasis Indeks Mini-S&P 500 yang menandai langkah baru ke pasar prediksi. Kontrak tersebut kini tersedia melalui Interactive Brokers dan akan segera hadir di Charles Schwab sebagai bagian dari lini produk Cboe Predicts.

Erste Group menurunkan peringkat saham Cboe Holdings menjadi hold dari buy karena adanya ekspektasi pelambatan momentum pertumbuhan. Meskipun demikian, analis Hans Engel mencatat bahwa prospek pertumbuhan penjualan dan laba Cboe secara keseluruhan masih positif.

Di sisi lain, RBC Capital mempertahankan peringkat Sector Perform dengan target harga 303 dolar untuk Cboe Holdings. Hal ini didasarkan pada momentum tren rata-rata volume harian bulan Mei yang terus berlanjut pada berbagai kelas aset utama.

Saham Cboe Global Markets mengalami tekanan akibat kekhawatiran investor terkait rencana perluasan futures perpetual dari mata uang kripto ke ekuitas. Perkembangan ini merupakan langkah strategis yang saat ini tengah berdampak pada posisi perusahaan di pasar.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua