OJK Jawa Barat Edukasi Generasi Muda Kelola Keuangan Lewat Program Ngantri
- Rabu, 04 Februari 2026
JAKARTA - Membangun masyarakat yang cerdas secara finansial kini menjadi prioritas utama guna menghadapi kompleksitas industri jasa keuangan di masa depan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Jawa Barat secara konsisten memperkuat literasi dan inklusi keuangan masyarakat sebagai bagian dari upaya perlindungan konsumen dan peningkatan kesejahteraan ekonomi. Salah satu langkah inovatif yang terus digulirkan adalah melalui pembukaan kembali Program Ngantri (Kunjungan Industri).
Inisiatif ini hadir sebagai jawaban atas kebutuhan akan akses edukasi keuangan yang bersifat langsung, aplikatif, dan inklusif. Dengan sasaran utama pelajar, mahasiswa, hingga masyarakat umum, Program Ngantri memberikan pengalaman belajar di luar ruang kelas konvensional, di mana peserta dapat berinteraksi langsung dengan regulator sektor jasa keuangan.
Antusiasme Institusi Pendidikan Terhadap Literasi Keuangan
Baca JugaFEB Unisma Gandeng TIU Jepang Adopsi Kurikulum Bisnis Standar Global
Program ini terbukti mendapatkan sambutan hangat dari berbagai institusi pendidikan, baik dari dalam maupun luar wilayah Jawa Barat. Sepanjang Januari 2026 saja, OJK Provinsi Jawa Barat telah menyelenggarakan tiga sesi Program Ngantri sebagai tindak lanjut atas permohonan kunjungan dari beberapa institusi.
Institusi-institusi tersebut meliputi SMK Taman Karya Madya Ekonomi Kota Cirebon, SMK Avicena Rajeg Kabupaten Tangerang, dan Universitas Pancasakti Tegal. Kehadiran para pelajar dan mahasiswa lintas wilayah ini menunjukkan bahwa kebutuhan akan pemahaman mendalam terhadap sektor jasa keuangan telah menjadi kesadaran kolektif di kalangan akademisi. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen OJK dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap sektor jasa keuangan secara masif dan berkelanjutan.
Kurikulum Edukasi Terstruktur bagi Pengunjung
Agar kunjungan tidak sekadar menjadi wisata industri biasa, OJK Jawa Barat telah merancang materi edukasi yang bersifat terstruktur dan komprehensif. Dalam setiap sesi kunjungan, peserta memperoleh edukasi mengenai lembaga jasa keuangan beserta produk dan layanannya secara mendalam.
Selain itu, peserta juga dibekali dengan pengenalan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK), yang sangat penting bagi mereka dalam menjaga reputasi kredit di masa depan. Materi lainnya mencakup prinsip perencanaan keuangan yang sederhana dan terukur, serta yang paling krusial di era digital saat ini, yaitu kewaspadaan terhadap berbagai aktivitas keuangan yang berisiko. edukasi ini bertujuan agar masyarakat memiliki tameng yang kuat terhadap tawaran-tawaran finansial yang terlihat menggiurkan namun berbahaya.
Membangun Fondasi Keuangan yang Bijak dan Aman
Kepala OJK Provinsi Jawa Barat, Darwisman, menegaskan bahwa esensi dari Program Ngantri adalah menciptakan kedekatan antara regulator dan masyarakat. Beliau menyampaikan bahwa Program Ngantri dirancang sebagai ruang pembelajaran publik yang inklusif dan mudah diakses oleh masyarakat.
“Program Ngantri kami rancang sebagai ruang pembelajaran publik agar masyarakat tidak hanya mengenal OJK, tetapi juga memahami cara mengelola keuangan secara bijak dan aman," ucap Darwisman pada Senin. Beliau menekankan bahwa tanpa pemahaman yang baik, masyarakat rentan menjadi korban kejahatan keuangan. "Literasi keuangan yang kuat menjadi fondasi penting dalam melindungi masyarakat dari risiko investasi dan pinjaman ilegal,” imbuhnya.
Mendorong Perubahan Perilaku Keuangan Menuju Indonesia Emas
OJK memandang bahwa pengetahuan saja tidak cukup. Dibutuhkan perubahan sikap dan perilaku agar masyarakat benar-benar sejahtera secara ekonomi. Darwisman berharap, melalui penyampaian materi yang komprehensif dan interaktif, Program Ngantri dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta sikap dan perilaku keuangan peserta agar mampu mengambil keputusan keuangan secara cerdas dan bertanggung jawab.
Diharapkan, setelah mengikuti program ini, para pelajar dan mahasiswa dapat menjadi agen literasi keuangan di lingkungan terkecil mereka, seperti keluarga dan pertemanan. Dengan demikian, keputusan-keputusan finansial yang diambil oleh masyarakat akan lebih berorientasi pada kemandirian ekonomi jangka panjang, bukan sekadar pemenuhan keinginan sesaat.
Peluang Kolaborasi bagi Masyarakat dan Komunitas
Guna mencapai target inklusi keuangan yang lebih luas, OJK Provinsi Jawa Barat membuka kesempatan bagi satuan pendidikan, komunitas, dan kelompok masyarakat untuk mengajukan kunjungan melalui Program Ngantri. Partisipasi aktif dari berbagai elemen masyarakat sangat diharapkan untuk mempercepat pemerataan informasi mengenai jasa keuangan.
Proses pengajuan kunjungan ini sangat terbuka dan transparan. Permohonan akan diproses sesuai ketentuan dan kapasitas penyelenggaraan sebagai bagian dari kontribusi OJK dalam mendukung penguatan literasi dan inklusi keuangan nasional menuju Indonesia Emas 2045. Melalui langkah-langkah strategis ini, Jawa Barat diharapkan menjadi provinsi dengan tingkat kecerdasan finansial yang tinggi, sekaligus menjadi benteng pertahanan bagi konsumen jasa keuangan di tanah air.
David
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Dinamika Sembako Kehidupan: Ramalan Zodiak Hari Ini Fokus Evaluasi Rencana
- Kamis, 05 Februari 2026
Dinamika Internal Real Madrid: Isu Konflik Mencuat Akibat Eksperimen Taktik Arbeloa
- Kamis, 05 Februari 2026
IFEX 2026 Jadi Ajang Promosi Daya Saing Industri Mebel Indonesia Global
- Kamis, 05 Februari 2026
Berita Lainnya
Dinamika Logam Mulia: Harga Emas Antam Melandai Pasca-Lonjakan Ekstrem
- Kamis, 05 Februari 2026
Emas Kembali Berkilau: Menembus Level Psikologis US$5.000 di Tengah Gejolak Global
- Kamis, 05 Februari 2026
Benteng Perlindungan Sawah Sulteng: Menangkal Risiko Gagal Panen di Tengah Anomali Cuaca
- Kamis, 05 Februari 2026
Strategi Bank Syariah Nasional Perkuat Ekosistem Perumahan Demi Target KPR 2026
- Kamis, 05 Februari 2026
Komitmen Kuat BRI Targetkan Penyaluran 60.000 Unit KPR Subsidi Tahun 2026
- Kamis, 05 Februari 2026
Terpopuler
1.
Pembukaan Tol Fungsional di Solo-Yogya dan Yogya-Bawen Lebaran 2026
- 05 Februari 2026
2.
3.
Buku Manasik Haji 2026 Kemenhaj Fokuskan Kemudahan untuk Lansia
- 05 Februari 2026
4.
Daftar 20 Kampus Paling Unggul di Asia Edisi TIME-Statista 2026
- 05 Februari 2026
5.
Xiaomi SU7 Geser Dominasi Tesla di Pasar Sedan Listrik China
- 05 Februari 2026












