Kinerja Operasional PHE 2025: Produksi 1,03 Juta BOEPD dan Rekor Baru Teknologi Minyak Dan Gas
- Senin, 02 Februari 2026
JAKARTA - PT Pertamina Hulu Energi (PHE) resmi merilis capaian kinerja tahun buku 2025. Meskipun menghadapi tantangan alami berupa penurunan produksi di lapangan-lapangan tua (mature fields), PHE berhasil menjaga stabilitas produksi nasional melalui akselerasi proyek strategis dan penerapan teknologi pionir di Indonesia.
Perbandingan Kinerja Produksi (2024 vs 2025)
Secara akumulatif, produksi migas PHE tahun 2025 tercatat sebesar 1,03 juta barel setara minyak per hari (BOEPD). Terdapat penurunan tipis dibandingkan tahun sebelumnya, namun produksi minyak mentah berhasil menunjukkan ketahanan yang kuat.
Baca JugaSimak Tarif Listrik April 2026, Cek Harga Token dan Cara Hitung kWh
| Komoditas | Realisasi 2024 | Realisasi 2025 | Perubahan |
|---|---|---|---|
| Total Migas | 1,045 Juta BOEPD | 1,03 Juta BOEPD | -1,43% |
| Minyak | 556 Ribu bph | 557 Ribu bph | +0,18% |
| Gas Bumi | 2,8 BSCFD | 2,76 BSCFD | -1,42% |
2. Terobosan Teknologi & Rekor Produksi
Tahun 2025 menjadi saksi bagi PHE dalam menghadirkan inovasi teknologi untuk menekan laju penurunan produksi alami (decline rate):
Pionir Teknologi MSF: PHE menjadi perusahaan pertama di Indonesia yang menerapkan teknologi Multistage Fracturing (MSF) pada sumur KB525 dan KB570 di Wilayah Kerja (WK) Rokan.
Rekor Produksi Sumatra: Berkat pemboran strategis di struktur Lembak hingga Tanjung Miring Barat, PHR Zona 4 mencatat rekor produksi tertinggi sebesar 30 ribu barel minyak per hari (BOPD).
Melampaui Target: Sumur eksplorasi PPC-01 di Jambi Merang menutup tahun dengan produksi 451,42 BOPD, melampaui target awal yang hanya 400 BOPD.
Penguatan Cadangan Masa Depan
Eksplorasi agresif tetap menjadi fokus utama untuk memastikan keberlanjutan energi jangka panjang:
Temuan 2C: Mencapai 1.097 juta barel setara minyak (MMBOE), dengan kontribusi utama dari Migas Non-Konvensional (MNK) di area Aman Trough, Blok Rokan.
Cadangan Terbukti (P1): Penambahan sebesar 313,7 MMBOE.
Aktivitas Lapangan: Realisasi pemboran eksploitasi sebanyak 886 sumur dan well service mencapai 37.259 pekerjaan.
Proyek Strategis yang Menopang Produksi
Keberhasilan produksi 2025 tidak lepas dari penyelesaian beberapa proyek yang mulai beroperasi (onstream):
Proyek Sisi Nubi (PHM): Mengoptimalkan potensi gas di Kalimantan Timur.
Proyek CEOR Lapangan Minas (PHR): Teknologi pengurasan minyak tahap lanjut.
Lapangan Gas Senoro Selatan: Memperkuat pasokan gas untuk sektor industri dan ekspor.
Regan
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Strategi PLN Nusantara Power Menjaga Stabilitas Listrik Selama RAFI 1447 H
- Senin, 30 Maret 2026
Pertamina Kembangkan Sumur Manpatu Lepas Pantai Balikpapan Secara Bertahap
- Senin, 30 Maret 2026
Spesifikasi Unggulan Smartband Rogbid Loop Dengan Desain Minimalis Modern
- Senin, 30 Maret 2026
Berita Lainnya
Pemprov DKI Perkuat Pertanian Perkotaan Lewat Program Urban Farming Modern
- Senin, 30 Maret 2026












