Lima Makanan Perusak Ginjal Sering Dikonsumsi Warga Indonesia Tanpa Disadari
- Minggu, 01 Februari 2026
JAKARTA - Ginjal memiliki peran vital dalam menjaga keseimbangan tubuh manusia.
Organ ini bertugas menyaring darah, membuang sisa metabolisme, mengatur cairan dan elektrolit, hingga membantu mengontrol tekanan darah agar tetap stabil. Jika fungsi ginjal terganggu, dampaknya bisa memengaruhi hampir seluruh sistem tubuh.
Sayangnya, banyak orang belum menyadari bahwa kebiasaan makan sehari-hari sangat berpengaruh terhadap kesehatan ginjal. Sejumlah makanan yang kerap dikonsumsi masyarakat Indonesia ternyata berpotensi mempercepat kerusakan ginjal bila dikonsumsi secara rutin dan berlebihan. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko penyakit ginjal kronis hingga gagal ginjal.
Baca JugaDinamika Internal Real Madrid: Isu Konflik Mencuat Akibat Eksperimen Taktik Arbeloa
Pola makan modern yang sarat makanan olahan, tinggi garam, serta minuman manis menjadi salah satu pemicu utama. Dilansir dari Times of India, terdapat beberapa jenis makanan yang sebaiknya dibatasi bahkan dihindari demi menjaga kesehatan ginjal dalam jangka panjang. Berikut ulasan lengkapnya agar masyarakat lebih waspada.
Camilan Kemasan Tinggi Natrium
Keripik dan chiki menjadi camilan favorit banyak orang karena praktis dan memiliki rasa gurih yang kuat. Namun di balik kenikmatannya, camilan kemasan ini mengandung bahan buatan, lemak tidak sehat, serta natrium dalam jumlah tinggi yang membebani ginjal.
Penelitian menunjukkan konsumsi makanan ultra-olahan dapat mempercepat penurunan fungsi ginjal. Natrium berlebih memaksa ginjal bekerja ekstra untuk membuang kelebihan garam, sekaligus meningkatkan tekanan darah dan merusak pembuluh darah.
Studi yang diterbitkan pada 2022 mencatat bahwa konsumsi makanan olahan meningkatkan risiko penyakit ginjal hingga 24 persen. Selain itu, makanan jenis ini juga berdampak buruk pada kesehatan usus dan memicu penumpukan racun dalam tubuh.
Daging Olahan dan Sosis
Produk daging olahan seperti sosis, bacon, dan irisan daging siap saji tergolong makanan yang memberatkan kerja ginjal. Kandungan lemak jenuh dan protein hewani yang tinggi membuat ginjal harus bekerja lebih keras untuk memprosesnya.
Penelitian menunjukkan konsumsi protein hewani berlebihan dapat mempercepat penurunan fungsi ginjal dan meningkatkan risiko penyakit ginjal kronis. Risiko ini semakin besar jika sumber protein berasal dari daging merah dan olahan.
Studi pada populasi besar menemukan bahwa kelompok dengan asupan protein hewani tertinggi memiliki risiko lebih tinggi mengalami gagal ginjal jangka panjang. Mengganti sebagian konsumsi daging dengan protein nabati seperti kacang-kacangan dan lentil dinilai lebih aman bagi ginjal.
Makanan dengan Kandungan Garam Tinggi
Asupan garam berlebihan menjadi salah satu musuh utama kesehatan ginjal. Ketika terlalu banyak garam masuk ke tubuh, ginjal harus menahan lebih banyak air untuk menyeimbangkannya, sehingga bebannya meningkat.
Konsumsi natrium tinggi berkaitan erat dengan tekanan darah tinggi, yang merupakan penyebab utama penyakit ginjal di berbagai negara. Seiring waktu, kondisi ini dapat merusak struktur ginjal dan menurunkan kemampuan filtrasi darah.
CDC melaporkan bahwa sebagian besar asupan garam berasal dari makanan olahan dan makanan restoran, bukan dari garam dapur. Mengurangi konsumsi garam tersembunyi menjadi langkah penting untuk melindungi ginjal dari kerusakan progresif.
Soda dan Minuman Manis Berkarbonasi
Minuman soda, baik yang mengandung gula maupun pemanis buatan, terbukti berdampak negatif pada fungsi ginjal. Kandungan fosfat yang tinggi serta pemanis buatan mempercepat penurunan kemampuan ginjal dalam menyaring limbah.
Penelitian menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi dua gelas atau lebih soda per hari memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit ginjal kronis. Risiko ini berkaitan dengan lonjakan gula darah, tekanan darah, dan gangguan metabolisme.
Sifat asam dan berkarbonasi pada soda juga memicu dehidrasi dan pembentukan batu ginjal. Sebagai alternatif, konsumsi air putih, teh herbal, atau jus buah encer dinilai lebih aman untuk menjaga kesehatan ginjal jangka panjang.
Makanan dengan Kandungan Fosfor Tinggi
Fosfor sebenarnya dibutuhkan tubuh, namun dalam jumlah berlebihan dapat membahayakan ginjal. Banyak makanan olahan mengandung fosfor tambahan yang tersembunyi dalam bentuk zat aditif.
Keju oles, daging olahan, soda, dan makanan panggang termasuk sumber fosfor tinggi. Ginjal harus bekerja keras membuang kelebihan fosfor, sehingga meningkatkan risiko kerusakan bila dikonsumsi terus-menerus.
Jika ginjal tidak mampu mengeluarkan fosfor secara optimal, zat ini dapat menumpuk dalam darah dan memicu komplikasi kesehatan lainnya. Membatasi makanan olahan dan memilih bahan segar menjadi langkah pencegahan yang efektif.
Pentingnya Pola Makan untuk Ginjal Sehat
Menjaga kesehatan ginjal tidak hanya bergantung pada pengobatan, tetapi dimulai dari pola makan sehari-hari. Membatasi makanan olahan, mengurangi garam, serta memperbanyak konsumsi makanan segar dapat membantu menjaga fungsi ginjal tetap optimal.
Kebiasaan sederhana seperti minum air putih cukup dan memilih sumber protein yang lebih sehat mampu memberikan dampak besar bagi ginjal. Kesadaran akan risiko makanan tertentu menjadi kunci pencegahan sejak dini.
Dengan menerapkan pola makan seimbang dan gaya hidup sehat, masyarakat dapat melindungi ginjal dari kerusakan. Langkah kecil hari ini akan menentukan kualitas kesehatan ginjal di masa depan.
Mazroh Atul Jannah
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Dinamika Sembako Kehidupan: Ramalan Zodiak Hari Ini Fokus Evaluasi Rencana
- Kamis, 05 Februari 2026
Dinamika Internal Real Madrid: Isu Konflik Mencuat Akibat Eksperimen Taktik Arbeloa
- Kamis, 05 Februari 2026
IFEX 2026 Jadi Ajang Promosi Daya Saing Industri Mebel Indonesia Global
- Kamis, 05 Februari 2026
Berita Lainnya
Mencari Pelabuhan Baru: 8 Destinasi Potensial Cristiano Ronaldo Jika Tinggalkan Al Nassr
- Kamis, 05 Februari 2026
Gejolak di Riyadh: Cristiano Ronaldo Pertimbangkan Hijrah ke Amerika Serikat Menyusul Messi
- Kamis, 05 Februari 2026
Peluang Bisnis Ramadhan: 7 Inspirasi Jualan Takjil Sehat yang Disukai Anak-Anak
- Kamis, 05 Februari 2026
Menjelajahi Kuliner Gudeg Autentik di Malang yang Dijamin Bikin Ketagihan
- Kamis, 05 Februari 2026
Menjelajahi Wisata Rasa Kuliner Malam Jogja 2026 yang Viral dan Legendaris
- Kamis, 05 Februari 2026
Terpopuler
1.
Pembukaan Tol Fungsional di Solo-Yogya dan Yogya-Bawen Lebaran 2026
- 05 Februari 2026
2.
3.
Buku Manasik Haji 2026 Kemenhaj Fokuskan Kemudahan untuk Lansia
- 05 Februari 2026
4.
Daftar 20 Kampus Paling Unggul di Asia Edisi TIME-Statista 2026
- 05 Februari 2026
5.
Xiaomi SU7 Geser Dominasi Tesla di Pasar Sedan Listrik China
- 05 Februari 2026












