Waktu Mengukus Telur Agar Matang Merata dan Mudah Dikupas
- Jumat, 30 Januari 2026
JAKARTA - Mengukus telur kini semakin diminati sebagai metode memasak yang menghasilkan tekstur lembut dan matang merata.
Berbeda dari merebus yang menggunakan air mendidih dan rentan membuat telur terlalu matang atau tidak matang sempurna, mengukus memakai uap panas dengan suhu yang lebih stabil. Hal ini membuat hasil telur kukus lebih konsisten dan mudah dikupas.
Namun, durasi mengukus sangat menentukan hasil akhir telur. Kesalahan dalam menentukan lama waktu dapat menyebabkan telur terlalu matang, kering, atau bahkan masih mentah di bagian dalam. Karenanya, memahami durasi ideal pengukusan adalah kunci agar telur yang dimasak sesuai kebutuhan.
Baca JugaDinamika Internal Real Madrid: Isu Konflik Mencuat Akibat Eksperimen Taktik Arbeloa
Durasi Pengukusan Telur Berdasarkan Tingkat Kematangan
Lama waktu mengukus telur bergantung pada bagaimana Anda menginginkan tingkat kematangannya, terutama kuning telur yang menjadi indikator utama. Berikut adalah estimasi waktu ideal mengukus berdasarkan referensi Home and Kitchen:
Telur Setengah Matang (Kuning Masih Cair)
Untuk mendapatkan telur setengah matang dengan putih yang sudah mengeras dan kuning masih cair, durasi pengukusan sekitar 6-7 menit sejak air mulai beruap. Telur ini pas sebagai sarapan, topping ramen, atau campuran salad.
Telur Matang Sedang
Jika ingin kuning telur mengental namun tetap creamy, pengukusan selama 8-9 menit adalah pilihan tepat. Putih telur matang sempurna tanpa menjadi keras, dan kuning telur tetap lembut tanpa kering. Telur jenis ini ideal untuk sandwich, rice bowl, dan menu diet tinggi protein.
Telur Matang Keras
Untuk telur matang keras yang putih dan kuningnya benar-benar padat, waktu pengukusan disarankan 10-12 menit. Dibanding telur rebus, tekstur telur kukus lebih empuk dan mudah dikupas, cocok sebagai lauk atau isian bekal.
Keunggulan Mengukus Telur Dibanding Merebus
Metode mengukus lebih stabil dan konsisten dibanding merebus telur. Uap panas yang bekerja secara perlahan dan merata menghindarkan telur dari risiko terlalu matang di bagian luar sementara masih mentah di dalam.
Sebaliknya, merebus sangat bergantung pada suhu air, ukuran panci, serta suhu awal telur sehingga hasilnya bisa kurang merata.
Selain itu, telur kukus umumnya lebih mudah dikupas karena kulit telur tidak direbus secara langsung dengan air mendidih yang menyebabkan perekat antara membran dan cangkang mengeras.
Tips Setelah Mengukus Telur agar Mudah Dikupas
Setelah proses pengukusan selesai, disarankan segera mendinginkan telur dengan merendamnya dalam air es selama 5-10 menit. Ini membuat kulit telur lebih mudah dikupas tanpa merusak permukaan telur. Langkah ini penting terutama untuk menjaga tampilan telur tetap utuh, apalagi jika akan digunakan sebagai topping hidangan.
Telur Kukus, Pilihan Sehat dengan Tekstur Unggul
Baik merebus maupun mengukus sama-sama sehat karena minim lemak dan tidak menggunakan minyak. Namun, telur kukus dengan durasi yang tepat cenderung menghasilkan tekstur lebih lembut, kematangan merata, dan warna kuning telur yang cerah tanpa lingkaran kehijauan pada pinggirannya—fenomena yang umum terjadi pada telur rebus terlalu lama.
Memilih metode pengukusan juga dapat menjadi cara mudah mengontrol hasil akhir, terutama untuk orang yang ingin memastikan telur matang dengan konsisten setiap kali memasak.
Durasi Mengukus yang Tepat Adalah Kunci
Mengatur durasi mengukus dengan tepat sangat penting untuk mendapatkan telur dengan tekstur dan rasa yang diinginkan. Durasi yang disesuaikan dengan tingkat kematangan yang diharapkan akan memastikan hasil telur kukus yang lembut, matang merata, dan mudah dikupas.
Dengan demikian, mengukus telur tidak hanya lebih stabil dari segi suhu, tapi juga memberikan hasil akhir yang lebih menarik dan bernutrisi optimal. Pilihan durasi pengukusan bisa disesuaikan dengan kebutuhan harian Anda, baik untuk sarapan cepat, bekal sehat, atau sebagai bagian dari hidangan spesial.
Sutomo
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Dinamika Sembako Kehidupan: Ramalan Zodiak Hari Ini Fokus Evaluasi Rencana
- Kamis, 05 Februari 2026
Dinamika Internal Real Madrid: Isu Konflik Mencuat Akibat Eksperimen Taktik Arbeloa
- Kamis, 05 Februari 2026
IFEX 2026 Jadi Ajang Promosi Daya Saing Industri Mebel Indonesia Global
- Kamis, 05 Februari 2026
Berita Lainnya
Mencari Pelabuhan Baru: 8 Destinasi Potensial Cristiano Ronaldo Jika Tinggalkan Al Nassr
- Kamis, 05 Februari 2026
Gejolak di Riyadh: Cristiano Ronaldo Pertimbangkan Hijrah ke Amerika Serikat Menyusul Messi
- Kamis, 05 Februari 2026
Peluang Bisnis Ramadhan: 7 Inspirasi Jualan Takjil Sehat yang Disukai Anak-Anak
- Kamis, 05 Februari 2026
Menjelajahi Kuliner Gudeg Autentik di Malang yang Dijamin Bikin Ketagihan
- Kamis, 05 Februari 2026
Menjelajahi Wisata Rasa Kuliner Malam Jogja 2026 yang Viral dan Legendaris
- Kamis, 05 Februari 2026
Terpopuler
1.
Pembukaan Tol Fungsional di Solo-Yogya dan Yogya-Bawen Lebaran 2026
- 05 Februari 2026
2.
3.
Buku Manasik Haji 2026 Kemenhaj Fokuskan Kemudahan untuk Lansia
- 05 Februari 2026
4.
Daftar 20 Kampus Paling Unggul di Asia Edisi TIME-Statista 2026
- 05 Februari 2026
5.
Xiaomi SU7 Geser Dominasi Tesla di Pasar Sedan Listrik China
- 05 Februari 2026












