Manchester United Urungkan Niat Boyong Cole Palmer, Fokus Prioritas di Sektor Jangkar
- Jumat, 30 Januari 2026
JAKARTA - Rumor kepindahan Cole Palmer ke Old Trafford resmi berakhir sebelum sempat dimulai.
Manajemen Manchester United dilaporkan telah mencoret nama bintang Chelsea tersebut dari daftar belanja musim panas mendatang. Langkah ini diambil berdasarkan pertimbangan finansial yang ketat serta pergeseran fokus kebutuhan taktis tim di bawah kepemimpinan Sir Jim Ratcliffe.
Setan Merah kini lebih memilih untuk mengalokasikan sumber daya mereka guna memperkuat lini tengah, terutama untuk mencari suksesor jangka panjang bagi Casemiro.
Baca JugaDinamika Internal Real Madrid: Isu Konflik Mencuat Akibat Eksperimen Taktik Arbeloa
Investasi Lini Depan Dinilai Sudah Cukup
Keputusan MU untuk tidak mengejar Palmer didasari oleh fakta bahwa mereka telah berinvestasi besar-besaran di sektor penyerangan. Dana sekitar 135 juta poundsterling telah dihabiskan untuk mendatangkan dua pemain kunci:
Matheus Cunha
Bryan Mbeumo
Dengan kehadiran dua pemain tersebut, petinggi klub merasa daya gedor tim sudah mumpuni, sehingga tidak ada urgensi untuk menambah gelandang serang baru dengan harga selangit.
Misi Mencari Pengganti Casemiro
Fokus utama MU kini bergeser ke posisi gelandang bertahan. Sir Jim Ratcliffe dan CEO Omar Berrada tengah menggodok nama-nama potensial untuk memperkuat sektor jangkar. Beberapa talenta muda di Premier League kini masuk dalam radar pantauan:
Adam Wharton
Elliot Anderson
Carlos Baleba
Meski berminat, manajemen United tetap berhati-hati mengingat nilai pasar ketiga pemain tersebut diperkirakan akan melambung tinggi di bursa transfer mendatang.
Pagar Tinggi Chelsea untuk Cole Palmer
Meski sempat muncul isu bahwa Palmer ingin kembali ke Manchester karena kurang betah di London, pelatih Chelsea Liam Rosenior dengan tegas membantah rumor tersebut. Ada beberapa faktor yang membuat transfer ini hampir mustahil terjadi:
Kontrak Jangka Panjang: Palmer terikat kontrak sangat panjang di Stamford Bridge (hingga 9 tahun sejak 2024).
Harga Selangit: Chelsea dipastikan tidak akan melepas aset berharganya di bawah angka 100 juta poundsterling.
Beban Gaji: Estimasi permintaan gaji Palmer mencapai 250 ribu poundsterling per pekan, angka yang dinilai terlalu berisiko bagi struktur keuangan MU saat ini.
Strategi Finansial dan Cuci Gudang
Penolakan MU terhadap Palmer juga sejalan dengan langkah penghematan dan penataan ulang skuat. Salah satu kabar paling mengejutkan adalah rencana klub untuk melepas Marcus Rashford ke Barcelona dengan harga yang relatif miring, yakni sekitar 25 juta poundsterling. Langkah ini mengindikasikan bahwa United sedang berupaya membersihkan beban gaji besar dan fokus pada pembangunan tim yang lebih berkelanjutan secara ekonomi.
Regan
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Dinamika Sembako Kehidupan: Ramalan Zodiak Hari Ini Fokus Evaluasi Rencana
- Kamis, 05 Februari 2026
Dinamika Internal Real Madrid: Isu Konflik Mencuat Akibat Eksperimen Taktik Arbeloa
- Kamis, 05 Februari 2026
IFEX 2026 Jadi Ajang Promosi Daya Saing Industri Mebel Indonesia Global
- Kamis, 05 Februari 2026
Berita Lainnya
Mencari Pelabuhan Baru: 8 Destinasi Potensial Cristiano Ronaldo Jika Tinggalkan Al Nassr
- Kamis, 05 Februari 2026
Gejolak di Riyadh: Cristiano Ronaldo Pertimbangkan Hijrah ke Amerika Serikat Menyusul Messi
- Kamis, 05 Februari 2026
Peluang Bisnis Ramadhan: 7 Inspirasi Jualan Takjil Sehat yang Disukai Anak-Anak
- Kamis, 05 Februari 2026
Menjelajahi Kuliner Gudeg Autentik di Malang yang Dijamin Bikin Ketagihan
- Kamis, 05 Februari 2026
Menjelajahi Wisata Rasa Kuliner Malam Jogja 2026 yang Viral dan Legendaris
- Kamis, 05 Februari 2026
Terpopuler
1.
Pembukaan Tol Fungsional di Solo-Yogya dan Yogya-Bawen Lebaran 2026
- 05 Februari 2026
2.
3.
Buku Manasik Haji 2026 Kemenhaj Fokuskan Kemudahan untuk Lansia
- 05 Februari 2026
4.
Daftar 20 Kampus Paling Unggul di Asia Edisi TIME-Statista 2026
- 05 Februari 2026
5.
Xiaomi SU7 Geser Dominasi Tesla di Pasar Sedan Listrik China
- 05 Februari 2026












