JAKARTA - Barcelona kembali berada dalam pusaran isu masa depan pemain muda mereka pada paruh kedua musim ini.
Kali ini, sorotan mengarah kepada Marc Casado, gelandang yang sempat ramai dibicarakan pada bursa transfer sebelumnya. Situasi yang ia hadapi saat ini menempatkannya pada titik krusial dalam perjalanan karier profesionalnya bersama klub Catalan.
Pada awal musim, Casado memilih bertahan di Barcelona dengan keyakinan penuh. Keputusan tersebut diambil di tengah spekulasi kepindahan yang cukup kuat, terutama karena minat sejumlah klub La Liga.
Baca Juga15 Makanan Khas Bengkulu Paling Enak, Wajib dicoba Saat Berkunjung!
Saat itu, sang pemain berharap bisa memperoleh menit bermain yang lebih konsisten di level tertinggi.
Namun, dinamika kompetisi berjalan tidak sepenuhnya sesuai rencana. Seiring berjalannya musim, persaingan di lini tengah semakin ketat. Kondisi ini membuat peran Casado perlahan berkurang dalam rotasi utama tim.
Di tengah situasi tersebut, peluang baru justru mulai terbuka. Atletico Madrid muncul sebagai salah satu klub yang menunjukkan ketertarikan serius. Kebutuhan mereka akan tambahan tenaga di sektor gelandang membuat nama Casado kembali masuk radar bursa transfer.
Persaingan Internal yang Semakin Padat
Casado kini harus menghadapi realitas keras di ruang ganti Barcelona. Ia berada di belakang sejumlah nama mapan seperti Pedri, Frenkie de Jong, Marc Bernal, hingga Eric Garcia dalam urutan pilihan pelatih. Situasi ini membuat jalannya menuju menit bermain reguler menjadi semakin terjal.
Minimnya kesempatan tampil terlihat jelas dari statistik musim ini. Hingga memasuki paruh kedua kompetisi, Casado belum mencatatkan 1.000 menit bermain di seluruh ajang. Angka tersebut jauh dari harapan awal yang ia targetkan ketika memutuskan bertahan.
Kondisi ini cukup kontras dengan perjalanannya sejak promosi ke tim utama. Sejak musim lalu, Casado telah membukukan 60 penampilan kompetitif bersama skuad senior. Catatan tersebut sempat menempatkannya sebagai salah satu prospek paling menjanjikan di lini tengah.
Dari sisi kualitas, kemampuan Casado dalam sirkulasi bola dan teknik dasar tidak diragukan. Ia dikenal tenang saat menguasai bola dan mampu membaca permainan dengan baik. Namun, keterbatasan ruang berkembang di level tertinggi kini mulai terasa nyata.
Meski demikian, situasi ini tidak serta-merta menurunkan nilai Casado di pasar transfer. Sejumlah klub besar Liga Spanyol masih memantau perkembangannya. Hal ini menunjukkan bahwa potensinya tetap diakui, meski perannya di Barcelona menurun.
Ketertarikan Atletico Madrid Makin Serius
Atletico Madrid menjadi peminat paling konkret dalam beberapa pekan terakhir. Klub asal ibu kota Spanyol tersebut tengah berupaya memperkuat kedalaman skuad, khususnya di sektor gelandang. Mereka membutuhkan pemain yang mampu menjaga keseimbangan permainan.
Profil Casado dinilai sesuai dengan kebutuhan Atletico Madrid. Karakter sebagai pengatur tempo dan pemain teknis membuatnya masuk dalam kriteria yang dicari tim asuhan Diego Simeone. Selain itu, usia muda Casado menjadi nilai tambah untuk proyek jangka menengah.
Target utama Atletico Madrid sejatinya adalah Joao Gomes dari Wolverhampton Wanderers. Namun, proses negosiasi yang berpotensi rumit membuat mereka menyiapkan opsi alternatif. Dalam skenario tersebut, Casado muncul sebagai kandidat yang realistis.
Ketertarikan ini bukan tanpa alasan. Casado dianggap memiliki fondasi taktik yang baik dan mampu beradaptasi dengan intensitas permainan La Liga. Gaya bermainnya juga dinilai bisa berkembang di lingkungan kompetitif seperti Atletico Madrid.
Bagi Casado, minat dari klub sebesar Atletico menjadi sinyal positif. Hal ini menunjukkan bahwa performanya tetap diperhitungkan, meski tidak mendapatkan peran utama di Barcelona dalam beberapa bulan terakhir.
Sikap Barcelona dan Pertimbangan Strategis
Dari sudut pandang klub, Barcelona mengambil sikap yang relatif terbuka. Manajemen tidak berniat menghalangi langkah Casado apabila ia memutuskan hengkang pada musim panas mendatang. Namun, keputusan tersebut tetap harus selaras dengan kepentingan klub.
Barcelona memandang potensi penjualan Casado sebagai bagian dari strategi finansial. Dana segar dari transfer pemain muda bisa memberikan ruang gerak yang lebih leluasa di bursa berikutnya. Hal ini penting mengingat kondisi keuangan klub yang masih perlu dikelola dengan hati-hati.
Selain aspek finansial, faktor sportif juga menjadi pertimbangan. Melepas pemain yang minim menit bermain dapat membuka ruang bagi talenta lain atau rekrutan baru. Dengan demikian, keseimbangan skuad tetap terjaga.
Bagi Casado sendiri, pilihan yang dihadapi tidaklah sederhana. Bertahan berarti bersabar menunggu kesempatan yang belum tentu datang dalam waktu dekat. Sementara itu, pindah klub menawarkan tantangan baru sekaligus peluang bermain yang lebih reguler.
Pada akhirnya, masa depan Casado akan ditentukan oleh keputusan pribadinya. Ia harus menimbang antara loyalitas, perkembangan karier, dan kebutuhan akan menit bermain. Apapun pilihannya, langkah tersebut akan menjadi penentu arah kariernya dalam beberapa tahun ke depan.
Mazroh Atul Jannah
teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.
Rekomendasi
Cek PIP 2026 Online Resmi Kemendikdasmen, Jadwal Cair dan Besaran Dana Lengkap
- Kamis, 15 Januari 2026
Program Indonesia Pintar Diperluas, Siswa TK Mulai Terima Bantuan 2026
- Kamis, 15 Januari 2026
Prabowo Kumpulkan 1.200 Akademisi Nasional, Istana Jadi Pusat Dialog Ilmiah
- Kamis, 15 Januari 2026
Menag Tekankan Isra Miraj Jadi Momentum Penguatan Spiritual Umat Beradab
- Kamis, 15 Januari 2026
Berita Lainnya
Terpopuler
1.
10 Ide Kreatif Olahan Nasi Sisa Lezat Hemat dan Praktis Keluarga
- 17 Januari 2026
2.
Dua Tren Hunian Villa Premium Mengubah Pasar Properti Canggu
- 17 Januari 2026













