Senin, 30 Maret 2026

Indika Energy INDY Hadapi Tantangan Fluktuasi Harga Batubara, Fokus Diversifikasi Bisnis untuk Masa Depan

Indika Energy INDY Hadapi Tantangan Fluktuasi Harga Batubara, Fokus Diversifikasi Bisnis untuk Masa Depan
Indika Energy INDY Hadapi Tantangan Fluktuasi Harga Batubara, Fokus Diversifikasi Bisnis untuk Masa Depan

Untuk mengurangi ketergantungan pada sektor batubara, Indika Energy telah mengimplementasikan strategi diversifikasi bisnis yang mencakup berbagai sektor. Pada kuartal I 2024, perusahaan mengalokasikan 85% dari belanja modal (capex) sebesar US$68,8 juta untuk bisnis non-batubara. Sebagian besar dana tersebut digunakan untuk proyek Awak Mas, sektor kendaraan listrik melalui Ilectra Motor Group (IMG), solusi berbasis alam melalui Indika Nature, dan layanan Fleet as a Service (FaaS) melalui Kalista.

Azis Armand, Vice President Director and Group CEO Indika Energy, menegaskan bahwa langkah-langkah strategis ini sejalan dengan visi jangka panjang perusahaan untuk mencapai netral karbon pada tahun 2050. "Di tengah berbagai tantangan dalam industri yang dihadapi, Indika Energy tetap fokus pada strategi diversifikasi yang kami lakukan," ujar Azis.

Baca Juga

Harga TBS Sawit Aceh Naik Tembus Rp3.600 Per Kilogram Periode Ini

David

David

teropongbisnis.id adalah media online yang menyajikan berita sektor bisnis dan umum secara lengkap, akurat, dan tepercaya.

Rekomendasi

Berita Lainnya

Cek Harga BBM Pertamina Hari Ini 30 Maret 2026 Seluruh Indonesia

Cek Harga BBM Pertamina Hari Ini 30 Maret 2026 Seluruh Indonesia

Promo Tukar Elpiji 3 Kg Jadi Bright Gas Gratis Masih Berlangsung Terbatas

Promo Tukar Elpiji 3 Kg Jadi Bright Gas Gratis Masih Berlangsung Terbatas

Pemprov DKI Perkuat Pertanian Perkotaan Lewat Program Urban Farming Modern

Pemprov DKI Perkuat Pertanian Perkotaan Lewat Program Urban Farming Modern

Upaya Petani Meningkatkan Kualitas Produksi Karet Di Tengah Tren Positif

Upaya Petani Meningkatkan Kualitas Produksi Karet Di Tengah Tren Positif

Jasa Marga Catat 2,77 Juta Kendaraan Kembali ke Jakarta Hingga H+7

Jasa Marga Catat 2,77 Juta Kendaraan Kembali ke Jakarta Hingga H+7