ADHI Karya Teken MRA dengan Kreditur, Fokus Kembali ke Bisnis Konstruksi

ADHI Karya Teken MRA dengan Kreditur, Fokus Kembali ke Bisnis Konstruksi
Penulis: Cinta Yulianto
Sabtu, 19 September 2026 | 12:07:00 WIB

TEROPONGBISNIS.ID — PT Adhi Karya (Persero) Tbk resmi menandatangani Master Restructuring Agreement (MRA) bersama lembaga keuangan kreditur, menandai peralihan dari tahap pembahasan menuju implementasi penataan kewajiban. Langkah ini menjadi bagian dari transformasi menyeluruh perseroan yang mengembalikan fokus pada bisnis inti engineering dan konstruksi.

Penandatanganan MRA tersebut turut didukung oleh PT Danantara Asset Manajemen (Persero) dan kepercayaan lembaga keuangan kreditur. Direktur Utama ADHI, Moeharmein Zein Chaniago, menyampaikan bahwa kesepakatan ini menjadi awal dari tahapan implementasi yang menuntut komitmen dan konsistensi seluruh pihak.

"Kami optimis, dengan sinergi erat yang terjalin hari ini antara ADHI Karya, Danantara Asset Manajemen, dan lembaga perbankan kreditur, kita dapat membangun fundamental bisnis yang semakin sehat, menciptakan pertumbuhan yang lebih berkelanjutan di masa depan serta memberikan kontribusi yang lebih besar bagi pembangunan dan perekonomian bangsa yang kita cintai," ujar Moeharmein dalam keterangannya, Sabtu (19/9/2026).

Kerangka Restrukturisasi yang Disepakati

Melalui MRA, ADHI dan para kreditur menyepakati kerangka penataan kembali kewajiban perseroan. Kesepakatan itu mencakup pengaturan struktur dan mekanisme penyelesaian kewajiban sesuai kesepakatan para pihak.

Bagi perseroan, penandatanganan ini menandai peralihan dari proses pembahasan menuju implementasi kerangka restrukturisasi yang lebih terstruktur dan terukur. Langkah tersebut menjadi bagian dari rangkaian penyehatan menyeluruh untuk memperkuat struktur keuangan dan menciptakan ruang likuiditas yang lebih sehat.

Mengapa Bisnis Inti Jadi Prioritas

ADHI melanjutkan agenda transformasi dengan mengembalikan fokus pada bisnis inti engineering dan konstruksi. Perseroan juga mendorong streamlining organisasi dan portofolio bisnis, peningkatan operational excellence berbasis teknologi, serta penguatan efektivitas pengelolaan keuangan dan procurement.

Perseroan memastikan kegiatan operasional dan pelaksanaan proyek berjalan normal. Tujuannya menjaga keberlangsungan usaha sekaligus memastikan penyelesaian proyek-proyek yang menjadi tanggung jawab perseroan.

Keberlanjutan bisnis konstruksi dinilai tidak hanya penting bagi perusahaan. Dampaknya terasa bagi masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja, perputaran ekonomi di sekitar proyek, serta keberlanjutan pembangunan infrastruktur yang mendukung aktivitas masyarakat.

Apa Langkah ADHI Selanjutnya

Ke depan, ADHI berkomitmen menjalankan implementasi MRA secara transparan dan akuntabel. Perseroan akan terus menjaga komunikasi bersama seluruh pemangku kepentingan.

Perseroan juga akan melanjutkan penguatan tata kelola, optimalisasi portofolio bisnis, peningkatan efektivitas modal, serta selektivitas dalam perolehan kontrak baru. Upaya itu diarahkan untuk membangun ADHI yang lebih sehat, tangguh, kompetitif, dan berkelanjutan.

Bagi investor, tahapan implementasi MRA menjadi titik yang perlu dicermati. Struktur kewajiban yang lebih tertata berpotensi memberi ruang bagi perseroan untuk memperbaiki kinerja keuangan, meski hasil akhirnya bergantung pada konsistensi eksekusi dan disiplin seleksi kontrak baru.

Reporter: Cinta Yulianto