TEROPONGBISNIS.ID — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi bangkit hingga akhir tahun setelah The Federal Reserve menaikkan suku bunga acuan. Analis menilai kenaikan Fed Rate kali ini tidak seagresif perkiraan pasar sehingga tekanan terhadap pasar saham Indonesia dinilai masih terkendali.
Respons Pasar terhadap Kenaikan Fed Rate
Kenaikan Fed Rate kali ini dinilai pasar tidak seagresif yang diperkirakan sebelumnya. Kondisi itu membuat tekanan terhadap aset berisiko, termasuk saham di negara berkembang, relatif lebih ringan.
Pelaku pasar mencermati bahwa pergerakan IHSG ke depan akan sangat bergantung pada respons pasar terhadap kebijakan moneter Amerika Serikat tersebut.
Prospek IHSG hingga Akhir Tahun
Analis memperkirakan IHSG masih memiliki ruang untuk bergerak naik hingga penutupan tahun. Faktor domestik seperti stabilitas ekonomi dan kinerja emiten menjadi penopang utama.
Sentimen global, terutama arah kebijakan The Fed selanjutnya, tetap menjadi variabel yang perlu dicermati investor.
Saham Pilihan Analis
Sejumlah saham rekomendasi analis disebut memiliki prospek positif di tengah kondisi pasar saat ini. Pemilihan saham didasarkan pada fundamental emiten dan potensi katalis masing-masing.
Investor disarankan mencermati pergerakan pasar secara berkala sebelum mengambil keputusan.
Prospek IHSG hingga akhir tahun masih menjadi sorotan pelaku pasar. Kenaikan Fed Rate tidak serta-merta menutup peluang penguatan indeks jika sentimen domestik tetap solid.