Saham MBMA Naik 0,81 Persen, Buyback Rp1,38 Triliun Dimulai

Ilustrasi aksi korporasi buyback saham Merdeka Battery (MBMA) (sumber foto: NET)
Penulis: Ibtihal
Kamis, 17 September 2026 | 23:57:49 WIB

JAKARTA - Merdeka Battery (MBMA) bakal melakukan pembelian kembali saham alias buyback senilai Rp1,38 triliun. Anggaran buyback tersebut dialokasikan untuk menyerap setidaknya 1,46 miliar saham. Aksi korporasi emiten asuhan Boy Thohir itu akan dilaksanakan selama tiga bulan.

Tepatnya, buyback berlaku sejak 17 September 2026 sampai 16 Desember 2026. MBMA memperkirakan pelaksanaan pembelian kembali saham tidak akan mengakibatkan penurunan pendapatan dan tidak berdampak terhadap biaya pembiayaan perseroan.

Pembelian kembali saham juga diperkirakan tidak menimbulkan perubahan material terhadap proforma laba per saham perseroan. Buyback akan memengaruhi rata-rata tertimbang jumlah saham biasa beredar, tetapi tidak akan menimbulkan dampak merugikan seperti penurunan pendapatan perseroan.

Pelaksanaan buyback tidak akan memengaruhi kegiatan usaha dan operasional perseroan. Pembelian kembali saham dilakukan untuk menjaga stabilitas harga saham sekaligus meningkatkan kepercayaan investor. Dengan begitu, saham perseroan dapat mencerminkan nilai fundamental secara lebih wajar.

Sepanjang perdagangan kemarin, saham MBMA melenting 0,81 persen atau 4 poin menjadi Rp500. Namun, dalam enam bulan terakhir, saham MBMA terjungkal 28,57 persen atau 200 poin dari perdagangan 17 Maret 2026 di level Rp700.

Reporter: Ibtihal