Harga TBS Sawit Swadaya Riau Turun Jadi Rp3.912,24 per Kg

Ilustrasi TBS sawit (FOTO : NET)
Penulis: Akbar
Kamis, 17 September 2026 | 01:10:45 WIB

PEKANBARU – Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit petani mitra swadaya di Provinsi Riau kembali terkoreksi pada periode 16-22 September 2026. Penurunan tersebut dipicu melemahnya harga crude palm oil (CPO), meski harga kernel pada periode yang sama mengalami kenaikan.

Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Provinsi Riau Defris Hatmaja mengatakan, penurunan harga TBS terjadi pada seluruh kelompok umur tanaman yang masuk dalam penetapan periode tersebut.

"Penurunan harga minggu ini lebih disebabkan karena faktor turunnya harga CPO," kata Defris, Selasa (15/9/2026) sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Penurunan terbesar terjadi pada tanaman umur 9 tahun, yang turun Rp31,22 per kilogram atau 0,79% dibandingkan periode sebelumnya. Dengan demikian, harga TBS untuk kelompok umur tersebut ditetapkan menjadi Rp3.912,24 per kilogram.

Dalam rapat penetapan harga bersama Tim Penetapan Harga TBS, harga penjualan CPO yang menjadi salah satu komponen perhitungan turun Rp221,76 per kilogram dari periode sebelumnya.

Harga CPO yang digunakan dalam penetapan periode 16-22 September 2026 tercatat Rp15.750,59 per kilogram. Sementara itu, harga kernel justru meningkat Rp270,84 per kilogram menjadi Rp14.339 per kilogram.

Namun, kenaikan harga kernel tersebut belum mampu mengimbangi tekanan dari penurunan harga CPO terhadap harga TBS. Indeks K dalam penetapan harga kali ini tetap berada di level 93,34%, dengan biaya olah dan transportasi lokal (BOTL) sebesar 0,93%. Adapun, harga cangkang ditetapkan Rp24,76 per kilogram.

Berdasarkan hasil penetapan Tim Penetapan Harga TBS, harga TBS untuk tanaman umur 3-30 tahun menggunakan tabel rendemen harga baru hasil kajian Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan yang telah disepakati.

Penetapan harga tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Pertanian Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pembelian Tandan Buah Segar Kelapa Sawit Produksi Pekebun Mitra serta Keputusan Direktur Jenderal Perkebunan Nomor 144/Kpts./PP.320/E/12/2025 tentang Pedoman Umum Pembelian Tandan Buah Segar Kelapa Sawit Produksi Pekebun Mitra.

Dalam penetapan periode ini, sejumlah pabrik kelapa sawit (PKS) tidak melakukan penjualan. Sesuai Permentan Nomor 13 Tahun 2024 Pasal 16, harga CPO dan kernel yang digunakan dalam kondisi tersebut merupakan harga rata-rata tim.

Apabila masuk validasi kedua, harga yang digunakan adalah harga rata-rata KPBN. Untuk periode 16-22 September 2026, harga rata-rata CPO KPBN tercatat Rp15.804 per kilogram. Sementara harga kernel KPBN mencapai Rp13.960 per kilogram.

Defris mengatakan, Dinas Perkebunan Riau bersama Tim Penetapan Harga TBS terus melakukan perbaikan tata kelola penetapan harga agar mekanismenya berjalan sesuai regulasi. Menurut dia, perbaikan tersebut ditujukan untuk menjaga proses penetapan harga yang berkeadilan bagi pihak yang bermitra, sekaligus mendukung peningkatan pendapatan petani.

"Dalam penetapan harga TBS Provinsi Riau, Dinas Perkebunan Provinsi Riau dan Tim Penetapan Harga Pembelian Tandan Buah Segar Kelapa Sawit Produksi Pekebun selalu melakukan perbaikan tata kelola agar penetapan harga ini sesuai dengan regulasi dan berkeadilan untuk kedua belah pihak yang bermitra," ujarnya sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Dia menambahkan, perbaikan tata kelola tersebut merupakan upaya bersama seluruh pemangku kepentingan yang mendapat dukungan dari Pemerintah Provinsi Riau dan Kejaksaan Tinggi Riau.

"Membaiknya tata kelola penetapan harga ini merupakan upaya yang serius dari seluruh stakeholder yang didukung oleh Pemerintah Provinsi Riau dan Kejaksaan Tinggi Riau," katanya sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Menurut Defris, komitmen tersebut diharapkan berdampak terhadap peningkatan pendapatan petani yang pada akhirnya mendukung kesejahteraan masyarakat.

"Komitmen bersama ini pada akhirnya tentu akan berimbas pada peningkatan pendapatan petani yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat," ujarnya sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Dengan penetapan tersebut, harga TBS mitra swadaya Riau pada periode 16-22 September 2026 mengalami penurunan dengan koreksi terbesar Rp31,22 per kilogram pada tanaman umur 9 tahun.

Berikut harga TBS kelapa sawit mitra swadaya Riau periode 16-22 September 2026:

Umur 3 tahun: Rp3.028,66/kg

Umur 4 tahun: Rp3.378,20/kg

Umur 5 tahun: Rp3.625,74/kg

Umur 6 tahun: Rp3.765,56/kg

Umur 7 tahun: Rp3.850,46/kg

Umur 8 tahun: Rp3.897,11/kg

Umur 9 tahun: Rp3.912,24/kg

Umur 10-20 tahun: Rp3.871,50/kg

Umur 21 tahun: Rp3.806,28/kg

Umur 22 tahun: Rp3.731,17/kg

Umur 23 tahun: Rp3.645,77/kg

Umur 24 tahun: Rp3.581,08/kg

Umur 25 tahun: Rp3.528,02/kg

Umur 26 tahun: Rp3.508,91/kg

Umur 27 tahun: Rp3.479,38/kg

Umur 28 tahun: Rp3.423,38/kg

Umur 29 tahun: Rp3.382,21/kg

Umur 30 tahun: Rp3.288,12/kg

Reporter: Akbar