Saham Haji Isam PACK Naik 75 Persen, BEI Hentikan Perdagangan

Ilustrasi Bursa Efek Indonesia menghentikan sementara perdagangan saham PACK mulai sesi I pada 1 September 2026. (sumber foto: NET)
Penulis: Ibtihal
Rabu, 02 September 2026 | 22:35:01 WIB

JAKARTA - Saham PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK), emiten yang dikendalikan Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam, melonjak 75 persen dalam delapan hari perdagangan hingga 31 Agustus 2026. Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali menghentikan sementara perdagangan saham PACK mulai sesi I pada Selasa (1/9).

Berdasarkan data BEI, harga saham PACK meroket dari Rp320 pada 20 Agustus menjadi Rp560 per saham pada 31 Agustus 2026. Kenaikan itu terjadi setelah PACK mencatat auto rejection atas (ARA) selama enam hari perdagangan berturut-turut.

Rinciannya, saham PACK naik 10 persen menjadi Rp352 pada 20 Agustus, kemudian menguat 9,66 persen ke Rp386 pada 21 Agustus. Pada 24 Agustus, saham kembali naik 9,84 persen menjadi Rp424.

Kenaikan berlanjut pada 26 Agustus sebesar 9,91 persen menjadi Rp466, lalu 9,44 persen ke Rp510 pada 28 Agustus. Pada perdagangan 31 Agustus, saham PACK kembali menguat 9,80 persen ke Rp560.

BEI sebelumnya menghentikan sementara perdagangan saham PACK pada 27 Agustus 2026. Bursa kemudian kembali membuka perdagangan saham tersebut pada 28 Agustus, sebelum kembali melakukan suspensi pada 1 September.

Dalam pengumumannya, BEI menyatakan penghentian sementara dilakukan karena terjadi peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham PACK dan sebagai bentuk perlindungan bagi investor. BEI juga mengimbau investor untuk memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan perseroan sebelum mengambil keputusan investasi.

Per Rabu (2/9), saham PACK masih mengalami suspensi, yang berlaku di Pasar Reguler dan Pasar Tunai hingga pengumuman lebih lanjut dari BEI. Sebagai catatan, Haji Isam mencatat kepemilikan langsung hingga 21,11 persen atas saham PACK per akhir Juli 2026. Namun, PT Eco Energi Perkasa masih menguasai 40,56 persen saham PACK.

Reporter: Ibtihal