TEROPONGBISNIS.ID — Uji ketahanan ekstrem kembali mengungkap celah desain ponsel lipat modern. Setelah Galaxy Z Fold 7 membuktikan Samsung mampu membuat perangkat lipat yang ramping, langkah Samsung mempertebal lini Ultra dengan mengurangi ketebalan bodi ternyata berbuah masalah pada ketahanan fisik.

Hasil Uji Ketahanan: Layar Mati, Engsel Tetap Utuh

Dalam video yang diunggah JerryRigEverything, Galaxy Z Fold 8 Ultra melewati serangkaian tes standar seperti goresan, paparan debu, dan pembakaran piksel. Hasilnya cukup sesuai ekspektasi: layar luar tahan goresan, layar dalam mudah tergores, dan suara berderak muncul saat debu masuk ke engsel.

Namun, pada uji lipat (bend test) yang biasanya menjadi puncak pengujian, hasilnya berbeda. Ketika perangkat dibengkokkan dari arah belakang, layar dalam langsung mati. Menariknya, engsel dan rangka perangkat tidak mengalami kerusakan fisik sama sekali.

Kegagalan ini menjadi yang pertama kalinya terjadi pada ponsel lipat Samsung yang dipasarkan secara luas, jika mengesampingkan Galaxy Z TriFold yang volumenya sangat terbatas.

Mengapa Galaxy Z Fold 8 Ultra Lebih Rapuh?

Kegagalan ini terbilang janggal karena Galaxy Z Fold 8 yang berukuran lebih lebar berhasil melewati uji lipat yang sama tanpa masalah. Perbedaan hasil ini mengindikasikan bahwa pengurangan ketebalan pada varian Ultra—yang menjadi daya jual utamanya—membuat struktur internal layar lebih rentan terhadap tekanan.

Artinya, ada trade-off yang jelas: desain yang lebih tipis dan premium harus dibayar dengan durabilitas yang lebih rendah pada titik tekukan layar. Bagi pengguna yang terbiasa menyimpan ponsel di saku belakang atau kerap memberikan tekanan tidak wajar pada perangkat, risiko ini perlu dipertimbangkan.

Harga dan Ketersediaan di Pasaran

Galaxy Z Fold 8 Ultra dan Galaxy Z Fold 8 kini sudah tersedia secara global. Belum ada informasi resmi mengenai harga dan tanggal rilis untuk pasar Indonesia, namun keduanya dipastikan akan masuk sebagai penerus lini lipat premium Samsung.

Posisi Samsung di Tengah Persaingan Ponsel Lipat

Kabar ini muncul di tengah meningkatnya persaingan di segmen ponsel lipat. Samsung kini harus berhadapan dengan merek lain yang mulai mendominasi pasar, terutama dari sisi inovasi desain dan harga. Laporan terbaru bahkan menyebut Samsung sedang mengembangkan Galaxy Z Fold 9 dengan layar lebih lebar untuk meningkatkan kenyamanan menonton video.

Untuk konsumen Indonesia yang mengutamakan daya tahan, hasil uji ini menjadi catatan penting sebelum memutuskan membeli. Namun bagi yang lebih mementingkan portabilitas dan desain ramping, Fold 8 Ultra tetap menawarkan paket yang menarik selama perangkat diperlakukan dengan hati-hati.

Reporter: Redaksi