Euro Turun terhadap Dolar AS akibat Kejutan Inflasi PCE Juli

Ilustrasi Euro Turun terhadap Dolar AS (FOTO : NET)
Penulis: Akbar
Kamis, 27 Agustus 2026 | 00:52:46 WIB

JAKARTA – Tim Riset Danske mencatat bahwa kejutan inflasi Indeks Harga Belanja Konsumsi Pribadi (Personal Consumption Expenditures/PCE) Amerika Serikat (AS) memicu reaksi pasar yang hawkish, mendorong suku bunga AS lebih tinggi dan membebani EUR/USD. Pasangan mata uang ini turun ke 1,1650 karena Dolar AS (USD) mendapat dukungan dari data yang lebih kuat.

Pasar juga meningkatkan penetapan harga untuk potensi kenaikan suku bunga The Fed pada bulan September, memperkuat tekanan ke bawah pada EUR/USD.

"Di AS, inflasi headline PCE tercatat sedikit di atas ekspektasi di 3,7% y/y pada bulan Juli, tidak berubah dari bulan sebelumnya dan di atas konsensus di 3,6%. Secara bulanan, headline PCE naik 0,2% m/m versus ekspektasi 0,1%. Core PCE sesuai dengan ekspektasi di 3,3% y/y dan 0,2% m/m," sebagaimana dilansir dari berita sumber.

"Pasar bereaksi hawkish terhadap rilis tersebut, dengan suku bunga bergerak lebih tinggi di sepanjang ujung pendek dan panjang kurva, sementara EUR/USD bergerak lebih rendah. Penetapan harga pasar untuk kenaikan suku bunga The Fed pada bulan September meningkat setelah rilis tersebut," sebagaimana dilansir dari berita sumber.

"USD mendapat dukungan dari pembacaan inflasi PCE yang sedikit lebih kuat dari prakiraan, dengan EUR/USD turun ke 1,1650," sebagaimana dilansir dari berita sumber.

"Di AS, konferensi tahunan Jackson Hole The Fed akan berlangsung. Tema tahun ini adalah "Inovasi Keuangan: Implikasi bagi Pembayaran dan Kebijakan". Penggerak utama pasar selama konferensi adalah pidato Ketua The Fed Warsh pada hari Jumat. Pasar akan mencari petunjuk apa pun mengenai kebijakan moneter pada bulan September. Kami memprakirakan Warsh akan melanjutkan polanya yang memberikan sedikit hingga tanpa panduan ke depan," sebagaimana dilansir dari berita sumber.

"Di kawasan euro, risalah dari pertemuan ECB bulan Juli akan dipublikasikan hari ini pada pukul 13:30 CET. Risalah tersebut akan mengungkap pembahasan dari pertemuan ketika ECB mempertahankan suku bunga kebijakan tetap stabil. Kami memprakirakan risalah tersebut akan menunjukkan bias untuk kenaikan suku bunga pada bulan September, yang juga sudah sepenuhnya diperhitungkan oleh pasar. Kemungkinan besar akan ada sinyal yang terbatas di luar September, sehingga tidak diprakirakan menjadi penggerak utama pasar," sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Reporter: Akbar