TEROPONGBISNIS.ID — Data harga konsumen kedua negara tersebut menjadi sorotan utama karena memperjelas perpecahan internal Dewan Gubernur ECB. Spanyol tercatat masih berjalan jauh lebih panas dibandingkan Prancis, menunjukkan bahwa tekanan inflasi tidak merata di seluruh kawasan. Sementara itu, data pengangguran Jerman yang dirilis di hari yang sama akan memberikan gambaran kondisi pasar tenaga kerja untuk ekonomi terbesar Zona Euro.
Survei ekspektasi inflasi terbaru ECB menunjukkan ekspektasi pelaku usaha dan konsumen semakin tertambat kuat. Hal ini memperkuat argumen bagi para pejabat yang ingin mempertahankan suku bunga lebih lama, karena risiko inflasi yang tidak terkendali dinilai semakin kecil.
PMI Goldilocks: Manufaktur Membaik, Jasa Masih Lesu
Data pembacaan awal Purchasing Managers' Index (PMI) untuk Agustus menunjukkan perpaduan Goldilocks yang masih tentatif. Niat manufaktur membaik seiring meredanya tekanan pasokan, sementara sektor jasa masih berada dalam kontraksi moderat. Aktivitas yang bergerak lebih tinggi ini menjadi komplikasi bagi ECB, karena pemulihan yang terlalu cepat justru berisiko memicu kembali inflasi.
"Eropa menginginkan pertumbuhan tanpa memicu kembali inflasi," kata Geoff Yu di BNY. Menurutnya, memperketat kebijakan terlalu dini akan menjadi kesalahan, tetapi membiarkan ekonomi terlalu panas juga berisiko. "ECB benar untuk tetap waspada, tetapi tidak seharusnya bergerak terlalu cepat," tambahnya.
Ifo Jerman Jadi Ujian Kunci Sentimen Bisnis
Sebelum data inflasi dirilis, pasar akan mencermati Indeks Iklim Bisnis (Ifo) Jerman pada Selasa. Perbaikan pada bulan Juli dinilai tidak terbantahkan, dengan perusahaan-perusahaan Jerman menjadi kurang pesimistis meskipun ada ketidakpastian geopolitik di Teluk Persia. Data ini penting untuk mengukur apakah momentum pemulihan ekonomi Zona Euro benar-benar terjadi atau hanya sekadar perbaikan sentimen jangka pendek.
Penguatan nilai tukar euro yang sudah terjadi saat ini dinilai telah melakukan sebagian kerja pengetatan moneter. Kondisi ini memberi ruang bagi ECB untuk menunggu data-data berikutnya sebelum mengambil keputusan, terutama untuk melihat apakah keringanan inflasi di Prancis dan Spanyol akan berlanjut atau justru berbalik arah.