Hampir 10 Saham Bank Vietnam Masuk Indeks Utama FTSE GEIS

Ilustrasi saham vietnam (FOTO : NET)
Penulis: Akbar
Sabtu, 22 Agustus 2026 | 20:37:28 WIB

JAKARTA – Sejumlah saham bank Vietnam baru saja dimasukkan ke dalam indeks FTSE tepat sebelum batas waktu peningkatan peringkat.

Hampir 10 saham bank Vietnam telah ditambahkan ke indeks utama FTSE Global Equity Index Series (GEIS), meningkatkan ekspektasi masuknya modal asing baru ke dalam kelompok saham ini.

Tepat sebelum Vietnam secara resmi ditingkatkan statusnya menjadi pasar negara berkembang sekunder oleh FTSE Russell, sejumlah saham bank domestik ditambahkan ke indeks-indeks utama.

FTSE Russell baru saja menyelesaikan tinjauan setengah tahunan September 2026 dari FTSE Global Equity Index Series (GEIS) untuk kawasan Asia-Pasifik, tidak termasuk Jepang dan Tiongkok. Hasilnya sangat menarik bagi investor domestik karena terjadi tepat sebelum Vietnam secara resmi bergabung dengan kelompok pasar negara berkembang sekunder.

Menurut daftar yang baru dirilis, 27 saham Vietnam telah dimasukkan ke dalam FTSE All-Cap – sebuah indeks yang mencakup tiga kelompok kapitalisasi pasar: Large Cap, Mid Cap, dan Small Cap.

Dalam kelompok Large Cap, Vietnam memiliki tiga perwakilan: Vietcombank (VCB), Vingroup (VIC), dan Vinhomes (VHM). Sementara itu, BIDV (BID), Hoa Phat (HPG), dan VPBank (VPB) diklasifikasikan sebagai Mid Cap.

Grup Small Cap mencakup sebagian besar saham yang baru ditambahkan, dengan 21 kode. Daftar tersebut meliputi FPT (FPT), Gelex (GEX), HDBank (HDB), HSC Securities (HCM), Masan Consumer (MCH), Masan Group (MSN), Novaland (NVL), SHB, Sacombank (STB), SeABank (SSB), SSI Securities (SSI), Techcombank Securities - TCBS (TCX), Vinamilk (VNM), Vietcap Securities (VCI), Vietjet (VJC), MSB, Vincom Retail (VRE), Vinpearl (VPL), VIX Securities (VIX), VNDirect (VND), dan VPS Securities (VCK).

Yang perlu diperhatikan, daftar tersebut mencakup hampir 10 saham bank Vietnam yang telah dimasukkan dalam kelompok kapitalisasi FTSE GEIS, mulai dari Large Cap hingga Mid Cap dan Small Cap.

Jika cakupannya diperluas hingga mencakup FTSE Total-Cap, jumlah saham Vietnam yang baru ditambahkan akan jauh lebih besar. Indeks ini mencakup kelompok Micro-Cap selain Large-Cap, Mid-Cap, dan Small-Cap.

Secara spesifik, FTSE Russell akan menambahkan total 117 saham Vietnam ke FTSE Total-Cap. Dari jumlah tersebut, 27 saham sudah termasuk dalam FTSE All-Cap, sedangkan 90 saham sisanya akan ditambahkan ke grup Micro-Cap.

Hal penting lainnya adalah enam saham, termasuk VCB, VIC, VHM, BID, HPG, dan VPB, secara bersamaan dimasukkan ke dalam Indeks FTSE All-World. Ini adalah indeks penting dalam sistem GEIS, yang berfokus pada perusahaan-perusahaan berkapitalisasi besar dan menengah di pasar negara maju dan berkembang di seluruh dunia.

Menurut FTSE Russell, setelah proses peningkatan selesai, Vietnam akan menjadi negara ke-49 yang dimasukkan ke dalam indeks FTSE All-World.

Penambahan saham Vietnam ke dalam sistem indeks internasional bertepatan dengan tanggal efektif keputusan peningkatan status pasar. Sebelumnya, FTSE Russell telah mengkonfirmasi bahwa Vietnam akan meninggalkan kelompok pasar negara berkembang (frontier market) untuk menjadi Pasar Berkembang Sekunder (Secondary Emerging Market), efektif mulai 21 September 2026.

Namun, investor tidak seharusnya mengharapkan seluruh aliran modal dari indeks akan langsung mengalir ke pasar pada bulan September. Menurut rencana FTSE Russell, proses penambahan saham Vietnam akan dilakukan dalam empat fase, yang berlangsung dari September 2026 hingga September 2027.

Perbedaan dalam proses transisi ini bertujuan untuk mengurangi tekanan pada likuiditas pasar, sekaligus memberi waktu kepada investor yang mengikuti indeks untuk menyesuaikan portofolio mereka dan mengalokasikan modal ke saham-saham Vietnam.

FTSE Global Equity Index Series (GEIS) saat ini mencakup lebih dari 19.000 sekuritas di pasar negara maju dan berkembang, yang dikategorikan berdasarkan berbagai kelompok kapitalisasi pasar mulai dari Large Cap, Mid Cap, Small Cap hingga Micro Cap. Sistem indeks ini banyak digunakan sebagai tolok ukur pasar dan menjadi dasar penyusunan portofolio oleh banyak ETF dan dana investasi pasif di seluruh dunia.

Reporter: Akbar