BI Catat Uang Beredar Capai Rp10.371 Triliun dan Kredit Tumbuh 13 Persen

Ilustrasi bank indonesia (FOTO : NET)
Penulis: Akbar
Jumat, 21 Agustus 2026 | 01:16:26 WIB

JAKARTA – Bank Indonesia (BI) mencatat posisi M2 tumbuh sebesar 8,3% secara tahunan pada Juli 2026, walaupun bergerak melambat ketimbang pertumbuhan Juni 2026 yang berada di level 8,7%.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, menyampaikan bahwa pergerakan M2 pada Juli 2026 dipengaruhi oleh realisasi penyaluran kredit serta tagihan bersih kepada pemerintah pusat.

“Posisi M2 pada Juli 2026 tercatat sebesar Rp10.371 triliun atau tumbuh sebesar 8,3%, melanjutkan pertumbuhan pada Juni 2026,” kata Ramdan dalam keterangan resminya pada Jumat (21/8) sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Sementara itu, Ramdan menjelaskan bahwa penyaluran kredit pada Juli 2026 sanggup tumbuh 13% secara tahunan. Capaian ini menunjukkan peningkatan bila dibandingkan dengan pertumbuhan sebesar 12,1% pada Juni.

Di sisi lain, tagihan bersih kepada pemerintah pusat mengalami pertumbuhan 4,6% secara tahunan pada Juli 2026. Angka tersebut tercatat tumbuh jauh lebih lambat jika dibandingkan dengan capaian bulan sebelumnya sebesar 10,1% yoy.

Dilihat dari komponen pembentuknya, uang beredar sempit atau M1 membukukan kenaikan 10 secara tahunan pada Juli 2026. Adapun pertumbuhan uang kuasi pada kurun waktu yang sama mampu menyentuh level 5,6%.

Rincian M1 pada Juli 2026 meliputi uang kartal di luar bank umum dan BPR berjumlah Rp1.206 triliun, giro rupiah Rp2.105 triliun, uang elektronik Rp17,9 triliun, serta tabungan rupiah yang dapat ditarik sewaktu-waktu sebesar Rp2.597,7 triliun.

Reporter: Akbar