Rugi Menyusut 9,35 Persen, Saham CSMI Naik 35 Persen
JAKARTA – Harga saham PT Cipta Selera Murni Tbk (CSMI) tiba-tiba bergerak. Saham emiten pemilik waralaba Texas Chicken (CSMI) naik 35% di level Rp 108 per saham.
Dari sisi kinerja, saham CSMI mulai menunjukkan perbaikan kinerja pada semester I-2026. Pertumbuhan penjualan ini dibarengi dengan penghematan biaya operasional membuat CSMI mampu memangkas rugi bersih hingga akhir Juni 2026.
Berdasarkan laporan keuangan konsolidasian per 30 Juni 2026, CSMI mencatatkan rugi periode berjalan sebesar Rp 923,90 juta. Angka tersebut membaik sekitar 9,35% dibandingkan rugi pada periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 1,02 miliar.
Perbaikan kinerja tersebut tidak terlepas dari pertumbuhan pendapatan 4,68% secara tahunan menjadi Rp 853,99 juta pada semester I-2026, dibandingkan Rp 815,84 juta pada semester I-2025.
Pertumbuhan penjualan tersebut juga diikuti dengan kenaikan laba kotor yang lebih tinggi. Beban pokok penjualan hanya meningkat tipis menjadi Rp 333,06 juta dari Rp 330,87 juta pada periode yang sama tahun lalu.
Alhasil, laba kotor CSMI meningkat 7,42% menjadi Rp 520,93 juta. Selain pertumbuhan penjualan, efisiensi biaya menjadi faktor penting yang membantu perseroan menekan kerugian. Salah satu pos yang mengalami penurunan signifikan adalah beban penjualan dan distribusi.
Beban tersebut turun dari Rp 1,50 miliar pada semester I-2025 menjadi Rp 1,09 miliar pada semester I-2026. Penghematan tersebut membantu mengimbangi beban operasional di tengah peningkatan laba kotor.
Secara keseluruhan, total beban usaha CSMI tercatat sebesar Rp1,44 miliar. Kombinasi peningkatan laba kotor dan pengendalian biaya membuat tekanan terhadap kinerja operasional perseroan menjadi lebih ringan.
Dari sisi posisi keuangan, total aset CSMI per 30 Juni 2026 tercatat sebesar Rp 43,47 miliar, turun tipis dibandingkan Rp 44,52 miliar pada akhir Desember 2025.
Liabilitas juga turun menjadi Rp 39,73 miliar dari Rp 39,86 miliar pada akhir 2025. Sementara itu, total ekuitas berada di level Rp 3,74 miliar, lebih rendah dibandingkan Rp 4,66 miliar pada akhir tahun lalu akibat akumulasi kerugian berjalan.
Di sisi kas, kondisi CSMI justru menunjukkan perbaikan. Kas dan setara kas pada akhir Juni 2026 meningkat menjadi Rp 237,65 juta, dibandingkan posisi awal periode sebesar Rp 140,25 juta. Kenaikan kas tersebut sejalan dengan membaiknya penerimaan kas dari aktivitas operasi.