Kepemilikan SpaceX Terungkap, Ini Porsi Saham Dana Norwegia

Ilustrasi: SpaceX mencatat lonjakan saham setelah IPO, namun kemudian mengalami koreksi valuasi. (sumber foto: NET)
Penulis: Ibtihal
Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:55:08 WIB

JAKARTA – Dana kekayaan negara (SWF) Norwegia atau Government Pension Fund Global, yang merupakan terbesar di dunia dengan aset US$2,3 triliun, untuk pertama kalinya mengungkap kepemilikan saham SpaceX senilai US$1,22 miliar.

Seperti dikutip Reuters, dalam daftar kepemilikan yang diperbarui pada Selasa (11/8), dana tersebut tercatat memiliki 0,05% saham SpaceX per 30 Juni 2026.

Porsi tersebut relatif kecil dibandingkan kepemilikan dana Norwegia pada sejumlah perusahaan teknologi besar. Dana tersebut memiliki 1,28% saham Nvidia senilai US$62 miliar, 1,24% saham Apple senilai US$52 miliar, 1,17% saham Alphabet senilai US$50 miliar, serta 1,27% saham Microsoft senilai US$35 miliar.

Dana tersebut juga memiliki 1,7% saham Taiwan Semiconductor Manufacturing (TSMC) dengan nilai sekitar US$34 miliar.

Government Pension Fund Global mengelola pendapatan negara Norwegia dari sektor minyak dan gas. Dana tersebut rata-rata memiliki sekitar 1,5% saham perusahaan tercatat di seluruh dunia sehingga menjadi investor tunggal terbesar secara global.

Secara keseluruhan, dana Norwegia berinvestasi pada sekitar 7.100 perusahaan di berbagai negara. Portofolionya mencakup saham, properti, serta proyek energi terbarukan.

Kepemilikan SpaceX menjadi perhatian setelah saham perusahaan tersebut sempat melonjak tajam menyusul penawaran umum perdana (IPO) pada akhir Juni. Namun, saham kemudian terkoreksi setelah investor mempertanyakan valuasi SpaceX yang mencapai sekitar 77 kali proyeksi pendapatan.

Pendiri SpaceX Elon Musk menguasai lebih dari 80% hak suara perusahaan sekaligus menjabat sebagai chairman, chief executive officer, dan chief technology officer. Struktur tersebut memunculkan perhatian terhadap tata kelola perusahaan dan hak pemegang saham independen, termasuk dana kekayaan Norwegia.

Dana kekayaan Norwegia dijadwalkan menggelar konferensi pers pada Rabu (12/8) pukul 08.00 GMT untuk menyampaikan laporan kinerja semester I-2026.

Reporter: Ibtihal