SoftBank Diprediksi Untung dari AI, Goldman Sachs Naikkan Rating

Ilustrasi Analis Goldman Sachs menaikkan peringkat SoftBank menjadi Buy dengan target harga baru 290 yen. (sumber foto: NET)
Penulis: Ibtihal
Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:55:08 WIB

JAKARTA – Analis Goldman Sachs, Chikai Tanaka, menaikkan peringkat SoftBank menjadi Buy dari Neutral dan meningkatkan target harganya menjadi 290 dari 243 yen. Peningkatan ini didorong oleh prospek laba yang membaik yang didorong oleh pertumbuhan di bisnis AI, periklanan, dan layanan keuangan perusahaan.

Peningkatan peringkat ini mengikuti pembaruan estimasi Goldman setelah hasil kuartal pertama fiskal SoftBank (April-Juni). Bank tersebut menaikkan estimasi laba operasional untuk tahun fiskal 2027 (FY27) hingga 2029 masing-masing sebesar 5%, 8%, dan 10%.

Tanaka menyebutkan beberapa faktor, termasuk rata-rata pendapatan per pengguna (ARPU) seluler yang lebih tinggi menyusul kenaikan harga di segmen konsumen, ekspansi solusi AI di segmen enterprise.

Pemulihan permintaan periklanan seiring peningkatan efisiensi biaya di segmen media dan e-commerce, serta pertumbuhan nilai merchandise bruto (GMV) penyelesaian PayPay yang dikombinasikan dengan peningkatan efisiensi biaya di segmen keuangan.

Target harga baru Goldman mengimplikasikan rasio harga terhadap laba (P/E) estimasi FY28 sebesar 22 kali dan kelipatan EV/EBITDA sebesar 7,9 kali. Tanaka menyatakan bahwa target tersebut menawarkan potensi kenaikan sebesar 27% dibandingkan rata-rata sektor yang "sedikit di atas +10%," sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Untuk FY27, Goldman menerapkan kelipatan EV/EBITDA rata-rata sektor sebesar 7,2 kali, naik dari 7,0 kali sebelumnya, disertai premi 10%, yang dinaikkan dari 5%. Premi yang lebih tinggi, kini sejajar dengan rata-rata tiga tahun, mencerminkan "tingkat pertumbuhan jangka menengah yang lebih tinggi yang diharapkan" untuk perusahaan tersebut, catat Tanaka, sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Analis ini memperkirakan laba operasional FY27 sebesar 1,17 triliun yen, naik 12% secara tahunan dan di atas panduan perusahaan sendiri sebesar 1,10 triliun. Tanaka mengatakan ia melihat "potensi kenaikan yang signifikan" terutama di segmen media dan e-commerce, keuangan, dan segmen lainnya, dengan segmen enterprise (solusi AI), media dan e-commerce (peningkatan efisiensi biaya), serta keuangan (PayPay) yang diperkirakan mendorong peningkatan laba dua digit secara persentase dari tahun ke tahun, sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Melihat lebih jauh ke depan, ia memperkirakan pertumbuhan tinggi yang berkelanjutan dari FY28 dan seterusnya, berpusat pada solusi AI serta layanan keuangan dan pembayaran. Goldman memperkirakan tingkat pertumbuhan tahunan majemuk (CAGR) tiga tahun untuk laba operasional sebesar 11%, yang menurut Tanaka "jauh melampaui rata-rata sektor telekomunikasi (sekitar 5%)," sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Reporter: Ibtihal