Emas Menguat Dekati Puncak Sebulan Didukung Optimisme Kesepakatan AS-Iran

Ilustrasi Emas menguat mendekati puncak satu bulan didukung optimisme kesepakatan AS-Iran. (sumber foto: NET)
Penulis: Ibtihal
Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:30:14 WIB

JAKARTA - Emas mencatat traksi positif kuat pada Rabu, diperdagangkan di sekitar 4.170 US dolar, sedikit di bawah puncak satu bulan. Optimisme kesepakatan AS–Iran dan pelemahan USD mendukung minat beli logam mulia.

Harga minyak yang melemah meredakan kekhawatiran inflasi dan mengurangi prakiraan kenaikan suku bunga The Fed. Kondisi ini semakin menguntungkan emas yang tidak berimbal hasil.

Investor berharap solusi diplomatik dapat mengakhiri perang AS–Iran. Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, mengatakan bahwa AS dapat mencapai kesepakatan dengan Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz pada hari Rabu, . Axios juga melaporkan AS, Iran, dan Oman semakin dekat pada kesepakatan interim untuk jalur air strategis tersebut.

Keputusan OPEC+ meningkatkan produksi mulai September menekan harga minyak ke level terendah sejak 13 Juni. Hal ini meredakan kekhawatiran inflasi dan ekspektasi hawkish The Fed, sehingga menekan USD dan mendukung emas.

Meski demikian, pedagang masih memperhitungkan peluang kenaikan suku bunga akhir tahun. Survei JOLTS menunjukkan lowongan kerja turun tipis menjadi 7,36 juta, tetap di atas level tahun lalu. Presiden The Fed Kansas City, Jeff Schmid, dan Presiden The Fed Philadelphia, Anna Paulson, menegaskan perlunya kebijakan moneter lebih ketat, 

Strategis BNY mencatat bahwa pasar menunggu rilis Nonfarm Payrolls AS bulan Juli dengan ekspektasi sekitar 80.000 lapangan kerja baru. Mereka menyatakan bahwa "kami tidak berpikir tingkat ‘breakeven’ payrolls jauh di atas 50.000 per bulan, jika memang lebih tinggi," sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Agenda ekonomi AS pada Rabu menampilkan laporan ADP ketenagakerjaan sektor swasta dan PMI Jasa ISM. Perkembangan krisis Timur Tengah juga diperkirakan memengaruhi USD dan harga emas.

Dari sisi teknikal, penembusan di atas EMA 200 periode pada grafik 4 jam memvalidasi prospek positif. RSI di sekitar 65 menunjukkan momentum bullish kuat, sementara MACD tetap positif. Resistance terdekat berada di 4.200 US dolar, sedangkan support awal di EMA 200 periode sekitar 4.115 US dolar. Koreksi lebih dalam bisa menuju 4.065 US dolar hingga level psikologis 4.000 US dolar.

Reporter: Ibtihal