Bank Sentral Korsel Beli Emas Domestik Usai 13 Tahun

Ilusrasi Emas Domestik (FOTO: NET)
Penulis: Akbar
Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:40:01 WIB

JAKARTA – Tren aksi borong emas oleh bank-bank sentral dunia kini memasuki babak baru.

Bank sentral Korea Selatan berencana membeli emas dari produsen dalam negeri guna mendiversifikasi sumber pasokan serta memperkuat kepemilikan cadangan logam mulia tersebut.

Langkah ini menjadi aksi pembelian emas domestik pertama yang dilakukan bank sentral Korea Selatan dalam 13 tahun terakhir.

Melalui keterangan resminya, Bank of Korea (BoK) telah menyusun skema kerja sama pembelian emas bersama produsen lokal. Produsen yang terlibat mencakup Bursa Efek Korea (Korea Exchange/KRX) dan Lembaga Penyimpanan Sekuritas Korea (Korea Securities Depository/KSD).

BoK bakal menyerap emas dalam negeri pada tingkat harga internasional memanfaatkan sistem transaksi, pembayaran, serta penyimpanan KRX dan KSD. Kebijakan ini diproyeksikan hanya berdampak minim pada harga emas di Korea Selatan lantaran bank sentral hanya membeli emas porsi ekspor sesuai harga kontrak.

Pihak bank sentral menambahkan bahwa skema tersebut juga ditujukan untuk menopang efisiensi pengelolaan cadangan devisa negara.

Sementara itu, World Gold Council (WGC) mencatat total permintaan emas global pada 2026 cenderung stabil dibanding tahun lalu di angka 1.269 ton seiring melandainya harga usai menembus rekor pada awal tahun.

Berdasarkan laporan Gold Demand Trends Q2 2026 susunan WGC, akumulasi permintaan emas dunia pada semester pertama (H1) 2026 naik 2% secara tahunan (y/y) mencapai 2.522 ton senilai US$ 380 miliar atau setara Rp 6,8 kuadriliun.

Selain itu, bank sentral dunia beserta lembaga lainnya tercatat memborong cadangan emas bersih hingga 289 ton pada kuartal kedua 2026, atau melonjak 62% (y/y).

Reporter: Akbar