JAKARTA - Pergerakan harga emas mengalami koreksi pada perdagangan Jumat (31/7/2026) pagi. Pada pukul 07.43 WIB, emas pengiriman Desember 2026 di Commodity Exchange berada di posisi US$ 4.155,30 per ons troi atau melemah 0,13% dibanding posisi sebelumnya sebesar US$ 4.160,60 per ons troi.
Meskipun mengalami penurunan tipis, komoditas ini berpotensi membukukan kenaikan bulanan pertama sejak Februari. Performa tersebut ditopang langkah The Fed yang mempertahankan suku bunganya di tengah bayang-bayang tekanan inflasi akibat perang di Timur Tengah.
Nilai emas tercatat telah turun lebih dari seperlima sejak perang AS-Iran dimulai. Lonjakan harga energi memicu tekanan inflasi sekaligus meningkatkan kemungkinan suku bunga akan tetap tinggi dalam jangka waktu yang lebih lama.
Kendati demikian, gelombang pembelian saat harga turun membantu menjaga harga emas tetap berada di level kunci US$ 4.000 per ons troi dalam beberapa minggu terakhir.
Keputusan The Fed untuk mempertahankan suku bunganya memberi dukungan lebih lanjut bagi pasar. Hal ini terjadi terutama karena beberapa pedagang sebelumnya bertaruh pada kenaikan suku bunga.