JAKARTA – Banyak masyarakat khususnya para pengendara yang berniat mengisi bahan bakar di SPBU Pertamina masih terus mencermati pergerakan harga BBM pada hari ini, Kamis (30/7/2026).
Sampai saat ini, pihak Pertamina belum mengeluarkan pengumuman terkait penyesuaian tarif bahan bakar minyak (BBM). Oleh sebab itu, patokan harga yang berlaku saat ini masih merujuk pada perubahan harga sejak 1 Juli 2026.
Kondisi tersebut menandakan tarif BBM subsidi maupun nonsubsidi per hari ini tidak mengalami perubahan jika dibandingkan periode sebelumnya lantaran belum diterbitkannya kebijakan harga baru.
Pada penyesuaian di awal Juli lalu, Pertamina resmi menurunkan banderol tiga produk BBM nonsubsidi, yaitu Pertamax Turbo, Dexlite, serta Pertamina Dex. Di sisi lain, besaran harga untuk Pertamax, Pertamax Green 95, Pertalite, dan Biosolar dipastikan tidak berubah.
Lantas, berapa persisnya angka penjualan BBM hari ini di berbagai wilayah? Di bawah ini merupakan rincian tarif paling gres yang masih diterapkan pada seluruh SPBU Pertamina.
Perubahan tarif bahan bakar minyak di Tanah Air dilaksanakan secara periodik dengan memperhatikan beragam variabel, mulai dari tren harga minyak mentah dunia, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, dinamika pasar energi, hingga regulasi dari pemerintah.
Bukan cuma itu, tarif BBM antarwilayah pun tidak senantiasa seragam. Variasi harga tersebut dipengaruhi sejumlah poin, salah satunya yaitu penetapan persentase Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) oleh tiap-tiap pemerintah daerah.
Berikut merupakan daftar tarif BBM per Kamis 30 Juli 2026 yang tengah berlaku pada SPBU Pertamina di bermacam daerah di Indonesia:
Aceh, Sumatera Utara, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, dan Lampung Pertamax: Rp 16.650 per liter Pertamax Turbo: Rp 19.750 per liter Dexlite: Rp 20.150 per liter Pertamina Dex: Rp 21.650 per liter
Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau Pertamax: Rp 17.000 per liter Pertamax Turbo: Rp 20.150 per liter Dexlite: Rp 20.550 per liter Pertamina Dex: Rp 22.100 per liter
FTZ Sabang Pertamax: Rp 15.250 per liter Dexlite: Rp 18.450 per liter
FTZ Batam Pertamax: Rp 15.500 per liter Pertamax Turbo: Rp 18.350 per liter Dexlite: Rp 18.700 per liter Pertamina Dex: Rp 20.100 per liter
DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, dan Jawa Timur Pertamax: Rp 16.250 per liter Pertamax Green 95: Rp 17.000 per liter Pertamax Turbo: Rp 19.300 per liter Dexlite: Rp 19.700 per liter Pertamina Dex: Rp 21.150 per liter
Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur Pertamax: Rp 16.250 per liter Pertamax Turbo: Rp 19.300 per liter Dexlite: Rp 19.700 per liter Pertamina Dex: Rp 21.150 per liter
Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur Pertamax: Rp 16.650 per liter Pertamax Turbo: Rp 19.750 per liter Dexlite: Rp 20.150 per liter Pertamina Dex: Rp 21.650 per liter
Kalimantan Selatan dan Kalimantan Utara Pertamax: Rp 17.000 per liter Pertamax Turbo: Rp 20.150 per liter Dexlite: Rp 20.550 per liter Pertamina Dex: Rp 22.100 per liter
Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Barat Pertamax: Rp 16.650 per liter Pertamax Turbo: Rp 19.750 per liter Dexlite: Rp 20.150 per liter Pertamina Dex: Rp 21.650 per liter
Maluku dan Maluku Utara Pertamax: Rp 16.650 per liter Dexlite: Rp 20.150 per liter
Papua Pertamax: Rp 16.650 per liter Pertamax Turbo: Rp 19.750 per liter Dexlite: Rp 20.150 per liter
Papua Barat dan Papua Barat Daya Pertamax: Rp 16.650 per liter Dexlite: Rp 20.150 per liter Pertamina Dex: Rp 21.650 per liter
Papua Selatan, Papua Tengah, dan Papua Pegunungan Pertamax: Rp 16.650 per liter Dexlite: Rp 20.150 per liter
Di samping golongan nonsubsidi, patokan tarif BBM subsidi juga tercatat belum bergeser hingga Kamis, 30 Juli 2026. Berikut deretan harga BBM subsidi yang berlaku untuk seluruh wilayah Indonesia:
Pertalite: Rp 10.000 per liter Biosolar: Rp 6.800 per liter
Demikian rincian harga BBM pada hari ini, Kamis (30/7/2026) di area SPBU Pertamina. Selama belum diterbitkan pengumuman resmi terkait perubahan tarif, publik dapat terus membeli bahan bakar menggunakan acuan harga tersebut.
Pembaruan informasi terkini seputar penyesuaian harga BBM dapat diikuti lewat aplikasi MyPertamina maupun saluran resmi milik Pertamina.