Cabai Merah Besar Rp49.900, Ayam Ras Rp39.850, Harga Pangan Naik
Ilustrasi Harga daging sapi kualitas I meningkat tipis, sementara kualitas II turun. (sumber foto: NET)
JAKARTA - Harga pangan nasional di pasar tradisional Kamis, 30 Juli 2026, menunjukkan kenaikan pada sejumlah komoditas utama. Cabai merah besar, cabai merah keriting, cabai rawit merah, daging ayam ras segar, telur ayam, serta daging sapi kualitas I tercatat naik.
Berdasarkan data Panel Harga Pangan Nasional Bank Indonesia melalui PIHPS, pukul 08.40 WIB:
- Cabai merah besar: Rp49.900 per kg (naik 1,73 persen atau Rp850)
- Cabai merah keriting: Rp48.300 per kg (naik 4,89 persen atau Rp2.250)
- Cabai rawit merah: Rp55.350 per kg (naik 1,19 persen atau Rp650)
- Cabai rawit hijau: Rp51.800 per kg (turun 0,96 persen atau Rp500)
Protein hewani:
- Daging ayam ras segar: Rp39.850 per kg (naik 1,92 persen atau Rp750)
- Telur ayam ras segar: Rp29.650 per kg (naik 0,17 persen atau Rp50)
- Daging sapi kualitas I: Rp151.050 per kg (naik 0,07 persen atau Rp100)
- Daging sapi kualitas II: Rp141.750 per kg (turun 0,18 persen atau Rp250)
Bumbu dapur:
- Bawang merah ukuran sedang: Rp40.500 per kg (turun 4,14 persen atau Rp1.750)
- Bawang putih ukuran sedang: Rp41.950 per kg (turun 2,21 persen atau Rp950)
Beras:
- Kualitas bawah I: Rp14.750 per kg
- Kualitas bawah II: Rp14.600 per kg (naik 0,34 persen atau Rp50)
- Kualitas medium I: Rp16.400 per kg
- Kualitas medium II: Rp16.200 per kg
- Kualitas super I: Rp17.700 per kg
- Kualitas super II: Rp17.150 per kg
Gula dan minyak goreng:
- Gula pasir premium: Rp20.300 per kg
- Gula pasir lokal: Rp19.100 per kg
- Minyak goreng curah: Rp20.400 per liter (turun 0,24 persen atau Rp50)
- Minyak goreng kemasan bermerek I: Rp24.350 per liter (naik 0,21 persen atau Rp50)
- Minyak goreng kemasan bermerek II: Rp23.450 per liter
Secara keseluruhan, harga pangan hari ini masih variatif. Kenaikan terutama terjadi pada cabai merah dan protein hewani, sementara bawang merah, bawang putih, serta daging sapi kualitas II melanjutkan tren penurunan.
Reporter: Ibtihal