Harga RAM Melonjak, Upgrade PC Jadi Mimpi Mahal

Ilustrasi Harga RAM yang terus naik mempersulit pengguna melakukan upgrade PC dan laptop. (sumber foto: NET)
Penulis: Ibtihal
Selasa, 28 Juli 2026 | 22:15:18 WIB

JAKARTA - Harga memori RAM di pasaran belakangan ini terus merangkak naik, membuat banyak pengguna laptop maupun PC kesulitan melakukan upgrade perangkat.

Dikutip dari berita sumber, kenaikan harga RAM dipicu oleh beberapa faktor utama:

  • Permintaan global meningkat: RAM kini dibutuhkan tidak hanya untuk komputer dan laptop, tetapi juga smartphone, data center, AI, cloud computing, konsol game, dan IoT.
  • Transisi teknologi DDR4 ke DDR5: Produksi DDR5 membutuhkan investasi besar, sementara pasokan DDR4 berkurang. Akibatnya, harga kedua jenis RAM sama-sama naik.
  • Struktur industri terbatas: Hanya segelintir produsen besar yang menguasai pasar, sehingga kebijakan produksi mereka berdampak besar pada harga.
  • Kondisi ekonomi global: Biaya logistik, fluktuasi nilai tukar, harga energi, dan bahan baku chip yang mahal ikut menekan biaya produksi.
  • Gangguan rantai pasok: Distribusi komponen elektronik masih terhambat di sejumlah wilayah.

Kenaikan harga ini membuat biaya upgrade RAM pada laptop maupun PC gaming semakin mahal. Harga laptop baru dengan RAM besar juga ikut terdongkrak.

Solusi bagi pengguna:

  • Membeli perangkat dengan kapasitas RAM sesuai kebutuhan sejak awal.
  • Menunda upgrade hingga kondisi pasar stabil.
  • Memantau harga di berbagai toko atau marketplace untuk mencari penawaran terbaik.
  • Menyesuaikan kapasitas RAM dengan kebutuhan harian, karena tidak semua aktivitas memerlukan RAM besar.

Selama faktor-faktor tersebut masih berlangsung, harga RAM diperkirakan tetap tinggi. Perencanaan pembelian yang matang menjadi langkah terbaik agar konsumen tetap mendapat nilai optimal tanpa menguras anggaran.

Reporter: Ibtihal