MKNT Terbitkan 1,02 Triliun Saham, Headwell Kuasai 64 Persen
JAKARTA - PT Mitra Telekomunikasi Nusantara Tbk (MKNT) akan menggelar Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau private placement. Aksi korporasi ini sekaligus mengubah struktur kepemilikan perusahaan.
Berdasarkan prospektus, PT Headwell Bintang Energi Hijau diproyeksikan menguasai sekitar 668 miliar saham atau setara 64,85 persen setelah rangkaian aksi rampung. Sementara PT Mantra Capital Persada diperkirakan memiliki 156,49 miliar saham atau 15,19 persen. Bersama Headwell, kepemilikan keduanya mencapai 80,04 persen saham MKNT.
Dalam private placement ini, MKNT akan menerbitkan 1,02 triliun saham Seri B. Sebanyak 822,92 miliar saham diterbitkan untuk mengonversi utang menjadi ekuitas sehingga liabilitas berkurang signifikan. Selain itu, 200 miliar saham baru akan diterbitkan kepada lima investor independen dengan komitmen dana segar Rp200 miliar.
Suripto, John Veter Firdaus, dan Antony Lesmana masing-masing berinvestasi Rp50 miliar. Daniel Tejakusuma dan Rossa Linna masing-masing Rp25 miliar. PT Mantra Capital Persada juga menyuntikkan Rp1,56 miliar melalui penerbitan 1,56 miliar saham baru untuk melunasi pembelian saham PT RUM.
Di sisi ekspansi, MKNT menandatangani akta jual beli saham terkait akuisisi dari Headwell Investment Limited dan PT Mazon Bumi Mining. Secara proforma, modal ditempatkan dan disetor meningkat sekitar Rp1,02 triliun, sedangkan aset bertambah Rp201,56 miliar. Liabilitas diproyeksikan turun Rp822,93 miliar melalui konversi utang menjadi ekuitas.
Untuk mengeksekusi aksi korporasi ini, MKNT akan meminta persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan berlangsung 24 Agustus 2026.
Disclaimer: Artikel ini hanya bersifat informasi umum mengenai aksi korporasi MKNT, bukan ajakan investasi. Keputusan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab masing-masing investor.