Berburu Dividen Hari Ini, Berikut Daftar 7 Saham Cum Date
JAKARTA – Hari ini, Rabu (8/7/2026), terdapat tujuh emiten yang memasuki jadwal cum date dividen. Deretan emiten tersebut berasal dari berbagai sektor, mulai dari telekomunikasi, pertambangan, hingga manufaktur.
Cum date merupakan hari terakhir bagi investor untuk membeli saham agar berhak menerima dividen yang telah diumumkan. Apabila investor membeli saham setelah tanggal tersebut, yakni saat memasuki ex date, maka mereka tidak lagi berhak atas pembagian dividen tersebut.
PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (MTEL) membagikan dividen tunai sebesar Rp2,08 triliun atau Rp25,64 per saham. Nilai ini setara dengan 98% dari laba bersih perseroan tahun buku 2025 dan akan dibayarkan pada 31 Juli 2026.
Selanjutnya, PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) atau Harita Nickel membagikan dividen Rp2,68 triliun. Para investor akan menerima dividen tunai sebesar Rp42,64 per saham dengan jadwal pembayaran pada 31 Juli 2026.
PT Paramita Bangun Sarana Tbk (PBSA) menetapkan pembagian dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp179,09 miliar atau Rp60 per saham. Pembayaran dividen dijadwalkan akan dilakukan pada 31 Juli 2026.
PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) juga akan membagikan dividen tunai sebesar Rp10,6 miliar. Jumlah tersebut setara dengan Rp2 per saham yang mencerminkan komitmen perusahaan atas pertumbuhan kinerja usaha sepanjang tahun 2025.
PT Trias Sentosa Tbk (TRST) membagikan dividen tunai tahun buku 2025 sebesar Rp14,04 miliar atau Rp5 per saham. Meskipun perseroan mencatatkan rugi bersih pada 2025, dividen tetap dibagikan dari saldo laba ditahan dan dijadwalkan cair pada 27 Juli 2026.
PT Multi Indocitra Tbk (MICE) memberikan dividen sebesar Rp10 per saham kepada para pemegang sahamnya. Nilai tersebut setara dengan 13,8 persen dari total laba bersih yang diatribusikan kepada entitas induk sebesar Rp43,61 miliar.
PT Sinergi Inti Plastindo Tbk (ESIP) menetapkan pembagian dividen total Rp1 per saham untuk tahun buku 2025. Sebanyak Rp0,50 per saham telah dibayarkan sebagai dividen interim pada 28 November 2025, sehingga sisa Rp0,50 akan dibayarkan pada 30 Juli 2026.
Dalam berburu dividen, investor perlu memperhatikan potensi penyesuaian harga saham saat ex date. Selain itu, penting untuk tidak hanya fokus pada dividend yield yang tinggi, tetapi juga memperhatikan fundamental perusahaan.
Investor juga disarankan mencermati rasio pembayaran dividen atau dividend payout ratio untuk memahami kebijakan perusahaan ke depan. Terakhir, pastikan seluruh transaksi pembelian telah diselesaikan sebelum penutupan perdagangan hari ini.