Pendapatan Foxconn Kuartal II-2026 Tembus Rp1.400 Triliun
JAKARTA – Foxconn, perusahaan asal Taiwan yang merupakan produsen elektronik kontrak skala global, mencatatkan kenaikan pendapatan sebesar 39,8 persen secara tahunan pada kuartal II-2026.
Sebagaimana dilansir dari berita sumber, kinerja yang melampaui estimasi pasar ini dipicu oleh besarnya permintaan terhadap produk kecerdasan buatan (AI).
Pendapatan bagi produsen server utama Nvidia dan perakit iPhone terbesar milik Apple tersebut melesat menjadi 2,5 triliun dolar Taiwan atau setara Rp1.400 triliun selama periode April-Juni.
“Permintaan AI yang kuat menyebabkan pertumbuhan pendapatan yang kuat untuk divisi produk cloud dan jaringan," sebut pihak perusahaan.
"Sementara itu, elektronik konsumen pintar, yang mencakup iPhone, mencatat pertumbuhan yang signifikan,” ungkapnya.
Untuk periode Juni sendiri, pendapatan perusahaan naik 52,1 persen secara tahunan menjadi 821,8 miliar dolar Taiwan, yang merupakan capaian tertinggi untuk bulan tersebut.
Kinerja Foxconn diprediksi akan terus tumbuh, baik secara kuartalan maupun tahunan pada kuartal ketiga ini, seiring dengan masih tingginya permintaan terhadap produk AI.
"Namun, tetap perlu untuk memantau dampak dari situasi politik dan ekonomi global yang bergejolak," tutur pihak perusahaan.