Daftar Saham Paling Banyak Dijual Asing dengan Nilai Rp2,73 Triliun

Ilustrasi: Investor asing mencatat aksi jual bersih saham senilai Rp2,73 triliun pada pekan terakhir Juni hingga awal Juli 2026. (Gambar: NET)
Penulis: Akbar
Senin, 06 Juli 2026 | 18:00:16 WIB

JAKARTA – Investor asing terus melanjutkan aksi jual bersih (net sell) di pasar saham domestik sepanjang periode 29 Juni hingga 3 Juli 2026. Nilai jual bersih asing tersebut tercatat mencapai Rp2,73 triliun di seluruh pasar.

Saham-saham perbankan berkapitalisasi besar menjadi kontributor utama dalam aksi jual tersebut. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) membukukan net sell asing tertinggi dengan nilai Rp1,08 triliun.

Di posisi kedua terdapat PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) yang dilepas asing senilai Rp655,2 miliar, disusul PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) sebesar Rp363,2 miliar.

Selain sektor perbankan, saham sektor konsumer dan telekomunikasi juga banyak dilepas oleh investor asing. PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI) mencatat net sell Rp227,5 miliar, PT Astra International Tbk. (ASII) Rp195,2 miliar, dan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM) sebesar Rp143,3 miliar.

Berikut adalah 10 saham dengan net foreign sell terbesar selama pekan lalu:

  1. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) - Rp 1,08 triliun
  2. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) - Rp 655,2 miliar
  3. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) - Rp 363,2 miliar
  4. PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) - Rp 227,5 miliar
  5. PT Astra International Tbk (ASII) - Rp 195,2 miliar
  6. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) - Rp 143,3 miliar
  7. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) - Rp 108,3 miliar
  8. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) - Rp 99,3 miliar
  9. PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) - Rp 94,5 miliar
  10. PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) - Rp 84,4 miliar

Secara mingguan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi 0,35 persen ke level 5.875,78, meskipun sempat menguat pada tiga dari lima hari perdagangan. Aktivitas transaksi di pasar melambat, dengan rata-rata nilai transaksi harian turun 35,9 persen menjadi Rp11,27 triliun dari sebelumnya Rp17,58 triliun.

Rata-rata volume transaksi harian juga menyusut 30,35 persen menjadi 17,54 miliar saham. Di tengah kondisi pasar yang sepi, rasio perdagangan investor asing justru membesar dari 31 persen menjadi 41 persen.

Reporter: Akbar