Didukung Kinerja Kuat Saham Apple Naik Menjadi 308 Dolar Amerika Serikat
JAKARTA – Saham Apple (AAPL) mempertahankan tren kenaikan di awal pekan ini, Senin 6 Juli 2026, dengan harga yang menyentuh level $308, meningkat tajam dari harga penutupan sebelumnya di $294,38. Reli ini meneruskan pemulihan yang terjadi sejak akhir Juni, yang didukung oleh laba yang solid, rencana pembelian kembali saham dalam jumlah besar, serta dukungan dari berbagai analis di Wall Street.
Saham Apple sempat mengalami tekanan di penghujung Juni setelah perusahaan mengumumkan rencana kenaikan harga sebesar 15 persen–25 persen untuk lini produk MacBook, iPad, dan perangkat rumah akibat kurangnya pasokan cip memori serta komponen penyimpanan untuk pusat data AI.
Meski begitu, saham AAPL bangkit 1,8 persen ke posisi $280,11 pada hari berikutnya setelah mendapatkan dukungan dari analis. Wedbush menyatakan bahwa “Apple berada dalam posisi kuat untuk melaksanakan kenaikan harga berkat loyalitas merek,” sementara Morgan Stanley tetap memberikan peringkat Buy dengan target harga $360, sebagaimana dilansir dari sumber berita.
UBS mengakui margin produk mungkin sedikit tertekan, namun memandang koreksi harga sebelumnya sebagai reaksi berlebihan dari pasar. Sementara itu, Barclays menjadi satu-satunya pihak yang mengeluarkan catatan Sell.
Momentum penguatan ini berlanjut setelah Apple merilis hasil kinerja keuangan kuartalan yang kuat dengan pendapatan mencapai $111,2 miliar, naik 17 persen secara tahunan, dan laba per saham (EPS) $2,01, naik 22 persen secara tahunan, meskipun perusahaan menghadapi kendala pasokan. Selain itu, Apple mengumumkan otorisasi program pembelian kembali saham sebesar $100 miliar serta menaikkan dividen sebesar 4 persen, yang merupakan tahun ke-14 pertumbuhan dividen secara beruntun.
Saat ini, saham AAPL diperdagangkan dalam rentang harian antara $293,68 hingga $309,42, dengan rentang 52 minggu di kisaran $201,50 hingga $317,40. Target harga rata-rata analis untuk 12 bulan ke depan berada pada angka $315,09, dengan 28 analis menyarankan untuk membeli dan hanya 3 analis yang menyarankan untuk menjual.