Daftar Saham Konsentrasi Tinggi BEI Bertambah, DGWG dan HATM Masuk
JAKARTA – Bursa Efek Indonesia (BEI) memasukkan saham PT Delta Giri Wacana Tbk (DGWG) dan PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM) ke dalam daftar saham dengan kepemilikan terkonsentrasi tinggi atau High Shareholding Concentration (HSC). Langkah ini didasarkan pada pengumuman BEI yang dirilis pada Rabu (1/7/2026).
Saham DGWG dimiliki sejumlah pihak yang secara agregat menguasai 97,35 persen dari total saham per 25 Juni 2026. Sementara itu, HATM terindikasi dimiliki segelintir pihak yang menguasai 96,09 persen dari total saham per 30 Juni 2026.
BEI menegaskan bahwa pencantuman tersebut tidak serta-merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan atau ketentuan pasar modal yang berlaku.
Struktur kepemilikan DGWG sangat terkonsentrasi dengan pengendali David Yaory yang menguasai 4,26 miliar saham atau 72,34 persen. Pemegang saham lainnya termasuk Maybank Sekuritas Indonesia sebesar 736,84 juta saham (12,53 persen).
Data mengonfirmasi bahwa David Yaory merupakan pemilik manfaat akhir atau Ultimate Beneficial Owner (UBO) dari perusahaan. Sementara itu, Direktur Danny Jo Putra hanya memiliki 28.000 saham atau kurang dari 0,0001 persen.
Struktur kepemilikan HATM terkonsentrasi pada Habco Primatama sebagai pemegang saham terbesar yang menguasai 5,76 miliar saham atau 66,34 persen. Posisi berikutnya diisi Multi Sarana Nasional dengan kepemilikan 1,75 miliar saham atau 20,11 persen.
Pihak lain yang memiliki saham HATM di antaranya Samudra Sejahtera Investama sebesar 2,25 persen dan George Samuel 1,88 persen. Cosmas Kiardi, Benny, serta Hasanul Arifin Hasibuan tercatat sebagai pemilik manfaat akhir atau UBO dari PT Habco Trans Maritima Tbk.
Hingga 2 Juli 2026, terdapat 15 saham yang masuk dalam kategori High Shareholding Concentration (HSC). Daftar tersebut meliputi BREN, DSSA, RLCO, ROCK, MGLV, IFSH, SOTS, AGII, LUCY, WBSA, TCPI, MGRO, SATU, DGWG, serta HATM.