RANS Siap Melantai di Bursa dengan Harga IPO 170 Rupiah per Saham

Ilustrasi: PT Rans Entertainment Indonesia Tbk menetapkan harga IPO sebesar Rp 170 per saham. (Foto: NET)
Penulis: Akbar
Kamis, 02 Juli 2026 | 16:00:48 WIB

JAKARTA – PT Rans Entertainmen Indonesia Tbk (RANS) telah memutuskan untuk melaksanakan penawaran umum perdana (IPO) sebanyak 2.525.000.000 (20,02 persen) saham. Perseroan mematok harga IPO sebesar Rp 170 per saham, yang mencerminkan batas atas dari rentang harga penawaran awal, dengan total nilai penawaran mencapai Rp 429,25 miliar.

Masa penawaran umum dijadwalkan berlangsung pada 2-8 Juli 2026, sementara pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia direncanakan pada 10 Juli 2026. Trimegah Sekuritas ditunjuk sebagai penjamin pelaksana emisi efek dalam aksi korporasi ini.

Dana hasil IPO, setelah dikurangi biaya emisi, akan digunakan sekitar Rp 29.950.000.000 untuk pelunasan dipercepat seluruh pokok utang kepada PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Sekitar Rp 80.000.000.000 akan dialokasikan untuk belanja modal pembangunan wahana bermain dan belajar edukatif bernama “Cipungland”.

Selanjutnya, sekitar Rp 161.450.000.000 akan digunakan untuk belanja operasional penyelenggaraan konser artis lokal maupun internasional di berbagai kota di Indonesia. Sekitar Rp 35.000.000.000 akan digunakan untuk pembentukan entitas usaha baru bersama PT Feedloop Global Teknologi guna pengembangan bisnis berbasis AI.

Perseroan juga akan menggunakan sekitar Rp 85.000.000.000 untuk akuisisi kepemilikan saham pada PT Rans Kosmetika Indonesia (Slavina). Sisa dana IPO akan dimanfaatkan untuk melakukan penyetoran modal kepada entitas anak perseroan.

Raffi Ahmad saat ini tercatat sebagai pemegang saham mayoritas RANS, di samping Dony Oskaria dan Kaesang Pangarep yang juga menanamkan modalnya. Berdasarkan prospektus ringkas, Raffi Ahmad memegang 78,68 persen saham RANS saat ini.

Pemegang saham lainnya terdiri dari PT Indonesia Entertainmen Grup sebesar 9,04 persen, Soultan Ariq Rachman 3,43 persen, Dony Oskaria 3,42 persen, dan Sutanto Hartono 1,43 persen. Selain itu, terdapat Nagita Slavina sebesar 1,24 persen, Kaesang Pangarep 1,14 persen, Hikmat Janika 0,86 persen, serta PT Ekonomi Baru Investasi Teknologi sebesar 0,76 persen saham.

Sepanjang tahun buku 2025, RANS membukukan pendapatan sebesar Rp 353,37 miliar, turun dari Rp 410,49 miliar pada tahun 2024. Laba tahun berjalan 2025 tercatat Rp 56,68 miliar, menurun dibandingkan Rp 97,06 miliar pada tahun sebelumnya.

Pada awal berdirinya, perseroan bernama PT RNR Film Internasional sebelum berubah menjadi PT Rans Entertainmen Indonesia yang efektif pada 7 Juli 2021. Perseroan mengelola ekosistem media, hiburan, Intellectual Property (IP), event, serta bisnis pendukung secara terintegrasi.

Model usaha perseroan dikembangkan sebagai platform entertainment berbasis IP dan distribusi audiens di mana setiap lini usaha saling melengkapi. Perseroan mulai beroperasi secara komersial sejak 2018 dan saat ini berdomisili di RANS Office Building, Tangerang Selatan.

Reporter: Akbar