Minat Investor Tinggi, Penjualan ORI030 Diproyeksi Capai 20 Triliun
JAKARTA – Penawaran Obligasi Negara Ritel seri ORI030 akan resmi dimulai pada 6 Juli 2026, dengan besaran kupon yang dijadwalkan untuk diumumkan pada 3 Juli 2026. ORI030 diproyeksikan akan disambut antusias oleh pasar terlepas dari kondisi keuangan yang masih diliputi ketidakpastian.
Associate Director Fixed Income Anugerah Sekuritas, Ramdhan Ario Maruto, menyatakan bahwa ORI030 tetap memiliki daya tarik tinggi bagi para investor ritel. Hal tersebut dikarenakan tingkat kupon ORI030 dipastikan cukup tinggi seiring dengan tren kenaikan suku bunga acuan belakangan ini.
Ia memperkirakan tingkat kupon untuk tenor 3 tahun dan 6 tahun berada di kisaran 6,85 persen sampai 7 persen. Proyeksi ini didasari oleh tingkat imbal hasil obligasi negara di pasar yang telah mencapai kisaran 7,1 persen untuk tenor 5 tahun.
ORI030 berpotensi menjadi incaran bagi pemegang obligasi ritel lama yang ingin melakukan investasi kembali setelah instrumen sebelumnya jatuh tempo. "Jadi, peminat ORI030 bisa dari investor baru dan investor lama yang reinvesting," sebagaimana dilansir dari sumber berita.
Ramdhan memproyeksikan total penjualan ORI030 dapat melampaui angka Rp 20 triliun. Optimisme ini didukung oleh rekam jejak positif penerbitan berbagai obligasi ritel di Indonesia di tengah gejolak pasar keuangan.
Sebagai perbandingan, seri ORI029 mencatatkan total penjualan akhir senilai Rp 14,4 triliun pada periode penawaran awal tahun ini. “Walau ekonomi tertekan, tapi investasi tetap menjadi sarana bagi masyarakat,” sebagaimana dilansir dari sumber berita.