Resmi Diketok, Seluruh Kategori HBA RI Naik pada Juli 2026

Batubara diturunkan dari truk. (Foto: Bloomberg)
Penulis: Ibtihal
Kamis, 02 Juli 2026 | 13:35:32 WIB

JAKARTA - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) secara resmi mengeluarkan Harga Batu Bara Acuan (HBA) untuk aktivitas perdagangan batu bara tahap pertama Juli 2026.

Berdasarkan data paling baru, seluruh lini kategori komoditas batu bara menunjukkan kenaikan harga bila dibandingkan dengan tahap kedua Juni 2026.

Ketetapan baru tersebut disahkan lewat Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM Nomor 274 Tahun 2026 tentang Harga Mineral Logam Acuan dan Harga Batu Bara Acuan untuk Periode Pertama Bulan Juli Tahun 2026.

Lewat regulasi ini, pemerintah memisahkan instrumen HBA ke dalam 4 pos kategori berbeda. 

Apabila disandingkan dengan nilai HBA pada tahap kedua Juni 2026 lalu, keempat pengelompokan komoditas batu bara tersebut secara serentak membukukan kenaikan nilai jual pada tahap pertama Juli 2026.

"Dari sisi batu bara, seluruh kategori HBA kembali kompak menguat. Tren positif ini mencerminkan masih terjaganya permintaan batu bara di pasar internasional, seiring dinamika kebutuhan energi global," tulis Direktorat Jenderal Mineral dan Batu Bara Kementerian ESDM dalam unggahan Instagram @ditjenminerba, Rabu (1/7/2026).

Di bawah ini merupakan rincian ketetapan HBA untuk tahap pertama bulan Juli 2026:

Pertama, acuan HBA dengan penyetaraan tingkat kalori 6.322 kcal/kg GAR, tingkat Total Moisture 12,26%, Total Sulphur 0,66%, serta kadar Ash 7,94% dipatok pada angka US$ 126,58 per ton. Posisi ini menguat dari nominal HBA pada tahap kedua Juni 2026 yang berada di level US$ 123,91 per ton.

Kedua, untuk pos HBA I dengan penyetaraan tingkat kalori 5.300 kcal/kg GAR, indeks total moisture 21,32%, kandungan sulphur 0,75%, serta kadar ash 6,04% untuk tahap pertama Juli 2026 ditetapkan di kisaran US$ 90,94 per ton. Angka ini mencatatkan kenaikan bila dikomparasikan terhadap nilai tahap kedua Juni 2026 yang sebesar US$ 88,40 per ton.

Ketiga, pada instrumen HBA II dengan penyetaraan tingkat kalori 4.100 kcal/kg GAR, indeks total moisture 35,73%, kandungan sulphur 0,23%, serta kadar ash 3,9% untuk tahap pertama Juli 2026 dipatok pada harga US$ 62,59 per ton. Nilai tersebut menguat dari posisi HBA tahap kedua Juni 2026 yang berada di level US$ 60,19 per ton.

Keempat, untuk pos HBA III dengan penyetaraan tingkat kalori 3.400 kcal/kg GAR, indeks total moisture 44,30%, kandungan sulphur 0,24%, serta kadar ash 3,88% untuk tahap pertama Juli 2026 dipasang pada posisi US$ 41,91 per ton. Angka ini tumbuh naik jika dibandingkan dengan tahap kedua Juni 2026 yang berada di batas US$ 41,19 per ton.

Reporter: Ibtihal