CEO Trulieve Cannabis Jual Saham 8,9 Juta Dolar Saat Harga Terkoreksi

Ilustrasi: CEO Trulieve Cannabis, Kim A. Rivers, menjual saham senilai hampir 8,9 juta dolar pada Juni 2026. (Foto: NET)
Penulis: Akbar
Jumat, 26 Juni 2026 | 14:55:50 WIB

JAKARTA – Ketua dan CEO Trulieve Cannabis Corp. (NASDAQ:TRLV), Kim A. Rivers, telah menjual 1.080.000 saham voting subordinat senilai kurang lebih $8.936.520 dalam rentang waktu 23 Juni hingga 25 Juni 2026. Penjualan tersebut dilakukan pada harga rata-rata tertimbang di kisaran $8,169 hingga $8,469 per saham.

Momen penjualan ini terjadi di tengah penurunan harga saham sebesar 15,64% dalam sepekan terakhir, kendati saham perusahaan sempat mencatat kenaikan 134% selama satu tahun terakhir. Saat ini, harga saham perusahaan berada di level $8,52, atau mendekati kisaran harga penjualan CEO tersebut.

Transaksi tersebut dilakukan melalui tiga tahap penjualan saham voting subordinat yang berbeda. Pada 23 Juni, Rivers menjual 380.000 saham, kemudian melepas 400.000 saham pada 24 Juni, serta menjual 300.000 saham terakhir pada 25 Juni 2026.

Penjualan ini dilaksanakan berdasarkan rencana perdagangan Rule 10b5-1 yang diadopsi oleh Rivers pada 16 Maret 2026 untuk menjual total sekitar 2,5 juta saham. Berdasarkan pengajuan Form 144 pada 17 Juni 2026, tahap pertama mencakup 1.699.007 saham, sementara sisa saham dalam rencana tersebut baru dapat dijual setelah 15 September 2026.

Pasca transaksi tersebut, Rivers tercatat memegang 1.613.724 saham voting subordinat secara langsung. Selain itu, Rivers juga memegang Saham Voting Multipel yang dapat dikonversi menjadi saham voting subordinat dengan rasio 1:100 tanpa tanggal kedaluwarsa.

Secara langsung, Rivers memegang Saham Voting Multipel yang setara dengan 15.166.700 saham voting subordinat. Ia juga memiliki Saham Voting Multipel secara tidak langsung melalui Traunch IV LLC yang dapat dikonversi menjadi 986.700 saham voting subordinat, namun Rivers menyangkal kepemilikan manfaat atas saham tersebut kecuali sebatas kepentingan finansialnya.

Reporter: Akbar