IHSG Diprediksi Masih Tertekan, Cek Saham Pilihan BREN hingga MBMA

Ilustrasi saham, pasar saham, bursa saham.(Foto: PEXELS)
Penulis: Ibtihal
Kamis, 25 Juni 2026 | 11:17:14 WIB

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan rawan melanjutkan tren pelemahannya guna menguji rentang wilayah 5.723-5.847.

Walau begitu, tetap terbuka peluang bagi IHSG untuk merangkak naik menuju kisaran 6.548-6.782.

"IHSG masih melanjutkan koreksinya sebesar 3,56 persen ke 5.883 disertai dengan munculnya tekanan jual, pergerakannya pun sudah berada di bawah MA20 dan telah mencapai target koreksi yang kami sampaikan," tulis riset MNC Sekuritas, Kamis (25/6/2026).

Untuk area support bertengger di 5.784 dan 5.594, sedangkan zona resistance berada di 6.286 dan 6.459.

Berikut merupakan daftar saham pilihan MNC Sekuritas untuk sesi transaksi hari ini, Kamis 25 Juni 2026:

BREN - Buy on Weakness

BREN mencatatkan penyusutan 1,08 persen ke level Rp3.650 dengan dibayangi oleh munculnya tekanan jual, dinamika geraknya kini sudah bertengger di bawah MA20. Diperkirakan, posisi BREN saat ini sedang berada di bagian dari wave (B) dari wave [A].

  • Buy on Weakness: Rp2.760-Rp3.380
  • Target Price: Rp4.100, Rp4.920
  • Stoploss: di bawah Rp2.640

INCO - Buy on Weakness

INCO mencatatkan penyusutan 7,46 persen ke level Rp4.590 serta masih didominasi oleh tekanan jual, fluktuasi INCO juga menembus ke bawah MA20. Pada waktu ini, posisi INCO diperkirakan sedang berada di bagian dari wave [b] dari wave B.

  • Buy on Weakness: Rp4.300-Rp4.540
  • Target Price: Rp5.500, Rp5.925
  • Stoploss: di bawah Rp4.240

MBMA - Buy on Weakness

MBMA mencatatkan penyusutan 8,04 persen ke level Rp492 dengan dibayangi oleh munculnya tekanan jual. Diperkirakan, posisi MBMA saat ini sedang berada di bagian dari wave 2 dari wave (1) dari wave [C].

  • Buy on Weakness: Rp462-Rp482
  • Target Price: Rp565, Rp605
  • Stoploss: di bawah Rp440

BNBR - Sell on Strength

BNBR mencatatkan penyusutan 8,26 persen ke level Rp100 dengan dibayangi oleh tekanan jual yang terhitung besar, penurunan dari BNBR pun menembus MA20 dan MA200. 

Kami memperkirakan, posisi BNBR saat ini sedang berada di permulaan wave 5 dari wave (C) dengan begitu BNBR diperkirakan bakal meneruskan tren penurunannya menuju rentang Rp70-Rp84.

  • Sell on Strength: Rp103-Rp108

Reporter: Ibtihal