Perkuat Fundamental Bisnis, Indofarma Genjot Ekspor ke Asia Selatan
JAKARTA – PT Indofarma (Persero) Tbk (INAF) merealisasikan langkah ekspansi menuju pasar Asia Selatan dengan mengirimkan ekspor sebanyak lima kontainer produk kesehatan ke Afghanistan dari fasilitas produksi mereka yang berlokasi di Cibitung, Jawa Barat.
Direktur Utama Indofarma, Sahat Sihombing, menyatakan bahwa kegiatan pengiriman ke wilayah Asia Selatan ini menjadi stimulus utama bagi perusahaan untuk semakin agresif melakukan ekspansi ke pasar internasional, menaikkan mutu obat, serta memperkokoh citra perusahaan.
Sahat menerangkan komitmen Indofarma untuk konsisten menjajaki pasar baru di luar negeri, memperketat kontrol kualitas produk, dan memberikan efek positif jangka panjang bagi publik, investor, maupun negara.
“Kami meyakini bahwa produk farmasi nasional memiliki kemampuan untuk bersaing serta memperoleh kepercayaan di pasar global,” ujar Sahat dalam keterangan tertulis, Senin (22/6/2026), sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Dalam upaya mengakselerasi pertumbuhan bisnis tersebut, posisi Indofarma di dalam Bio Farma Group semakin diperkuat melalui mekanisme sinergi antarholding, konsolidasi internal, serta peningkatan kapasitas komersial.
Menurut Sahat, kegiatan ekspor ini sekaligus menjadi cerminan dari tingginya apresiasi dan kepercayaan pasar internasional terhadap mutu produk farmasi buatan Indonesia serta kemampuan manufaktur domestik dalam memenuhi kebutuhan sektor kesehatan global.
Sementara itu, Komisaris Indofarma Didi Agus Mintadi berpendapat bahwa kelancaran aktivitas ekspor yang tetap terealisasi di tengah berjalannya program pemulihan finansial dan restrukturisasi internal perusahaan menjadi sinyal positif bagi resiliensi serta masa depan bisnis Indofarma.
“Selain berkontribusi terhadap peningkatan devisa negara dan memperkuat posisi produk farmasi Indonesia di pasar internasional, keberlanjutan pasar ekspor juga menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung proses restrukturisasi serta penguatan fundamental Indofarma,” kata Didi, sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Pada momentum yang sama, Direktur Utama Bio Farma, Shadiq Akasya, mengutarakan bahwa keberhasilan ekspor ini merupakan bukti nyata dari langkah pembenahan dan penataan ulang yang dikerjakan secara konsisten di internal induk holding.
Langkah penetrasi pasar internasional ini juga dipandang sebagai capaian penting bagi induk holding farmasi BUMN dalam mendongkrak daya saing sektor medis tanah air di kancah global.
“Kami terus mendorong transformasi dan perbaikan berkelanjutan pada seluruh anak perusahaan dan afiliasi agar semakin adaptif, kompetitif, serta mampu menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan,” ujar Shadiq, sebagaimana dilansir dari berita sumber.