Cermati Pergerakan IHSG Hari Ini di Tengah Sentimen MSCI dan Global

Ilustrasi: IHSG ditutup menguat tipis 0,08 persen ke level 6.177,14 pada akhir pekan lalu. (Gambar: NET)
Penulis: Akbar
Senin, 22 Juni 2026 | 14:29:47 WIB

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat tipis sebesar 0,08 persen ke level 6.177,14 pada akhir pekan lalu, setelah sepanjang sesi bergerak cenderung sideways.

Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis Tambolang, menilai pergerakan IHSG saat ini masih berada dalam fase konsolidasi. “IHSG bergerak konsolidasi, namun respons investor terhadap laporan MSCI 2026 Global Market Accessibility Review cukup positif,” ujarnya kepada Kontan, Jumat (19/6/2026) sebagaimana dilansir dari sumber berita.

Dalam laporan tersebut, posisi Indonesia masih dipertahankan dalam kategori emerging market. Namun, MSCI tetap memberikan catatan mengenai transparansi kepemilikan saham, indikasi perdagangan terkoordinasi, dan kendala informasi bahasa Inggris bagi investor asing.

Selain itu, pelaku pasar tengah mencermati pengumuman MSCI Annual Market Classification Review yang akan berlangsung pada 24 Juni 2026. Tekanan eksternal juga muncul dari pelemahan nilai tukar rupiah sebesar 0,06 persen ke level Rp17.804 per dolar AS akibat penguatan dolar yang dipicu ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed.

Secara teknikal, Alrich memprediksi IHSG masih akan bergerak terbatas. “IHSG diperkirakan bergerak sideways pada kisaran 6.100 hingga 6.250,” jelasnya sebagaimana dilansir dari sumber berita.

Senada dengan hal tersebut, Pengamat Pasar Modal sekaligus Founder WH-Project, William Hartanto, memproyeksikan IHSG masih akan dibayangi sentimen global dalam jangka pendek. “Pasar menanti kepastian sentimen MSCI dan FTSE hingga 24 Juni 2026,” ujarnya sebagaimana dilansir dari sumber berita.

Secara teknikal, ia melihat IHSG sedang membentuk pola inverted head and shoulders dengan neckline di level 6.400. Dengan kondisi ini, William memperkirakan pergerakan IHSG cenderung mixed di rentang 6.070 hingga 6.300 pada perdagangan Senin (22/6/2026).

Apabila pola tersebut berhasil terkonfirmasi, IHSG berpotensi mengarah ke level 6.700 pada Juli 2026. William menyarankan pelaku pasar untuk mencermati saham BSSR dan BMSS dengan rekomendasi beli pada kisaran target harga masing-masing Rp4.600-Rp5.000 dan Rp2.700-Rp2.900.

Reporter: Akbar