IPO Esa Medika Mandiri: Lepas 30 Persen Saham di Bursa Efek

ILUSTRASI, PT Esa Medika Mandiri (Sumber Gambar : Net)
Senin, 22 Juni 2026 | 14:06:48 WIB

JAKARTA – PT Esa Medika Mandiri Tbk bersiap untuk melangsungkan aksi korporasi berupa penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI). Melalui langkah ini, pihak perseroan bakal melepas saham kepemilikannya sebesar 30 persen kepada publik, sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Mengacu pada dokumen prospektus awal IPO yang dipublikasikan pada Minggu (21/6/2026), perusahaan yang akan menggunakan kode saham EMMI ini bersiap meluncurkan sebanyak kurang lebih 522,86 juta lembar saham baru. 

Total saham yang dikeluarkan tersebut mewakili 30 persen dari jumlah keseluruhan modal yang ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan.

Perusahaan yang fokus pada sektor penyediaan alat kesehatan ini menetapkan harga penawaran awal di kisaran Rp446 sampai Rp515 per lembar saham selama masa book building. Melalui estimasi harga tersebut, perseroan berpotensi memperoleh suntikan modal baru sekitar Rp233 miliar hingga Rp269 billion.

Ditinjau dari aspek operasional, perusahaan yang telah berdiri sejak tahun 2000 ini disokong oleh ekosistem produksi serta jaringan distribusi yang kokoh. 

Kantor pusat perseroan berlokasi di Esa 8 Building, Gading Serpong, Tangerang, Banten, sedangkan pusat produksinya berjalan di wilayah Cikupa, Tangerang serta Solo, Karanganyar, Jawa Tengah.

Selain itu, emiten ini ditunjang oleh kehadiran empat kantor perwakilan sekaligus kantor pemasaran yang menjangkau area nasional di wilayah Indonesia. 

Sarana operasional yang luas tersebut membantu perseroan dalam memenuhi kebutuhan fasilitas pelayanan kesehatan secara lebih merata dan komprehensif.

Perusahaan alat kesehatan yang dipimpin oleh Surya Gunawan Widjaja ini memiliki target strategis untuk masuk dalam jajaran lima besar korporasi penyedia alat kesehatan terbesar di Indonesia.

Sampai dengan saat ini, perseroan sukses menjalin kolaborasi prinsipal bersama sejumlah jenama global terkemuka, di antaranya Medicon, Medtronik, Bowa, Penlon, hingga Air Liquide.

Aksi IPO PT Esa Medika Mandiri Tbk ini bakal dikawal oleh dua penjamin pelaksana emisi efek atau lead underwriter, yaitu BRI Danareksa Sekuritas (OD) bersama Ina Sekuritas Indonesia (RB).

Agenda untuk periode penawaran awal (book building) dijadwalkan berlangsung dari tanggal 22 hingga 24 Juni, sementara masa penawaran umum (offering) direncanakan pada tanggal 2 sampai 6 Juli. Berdasarkan target, saham EMMI akan mulai melantai secara resmi (listing) di papan perdagangan BEI pada tanggal 8 Juli.

Reporter: Gemilang Ramadhan