Asing Jual Saham BBCA 51,94 Miliar Rupiah, Harga Tertekan 3,19 Persen

Ilustrasi: Investor asing menjual saham BBCA senilai Rp 51,94 miliar pada Kamis (18/6/2026). (Foto: NET)
Penulis: Akbar
Jumat, 19 Juni 2026 | 17:17:02 WIB

JAKARTA – Setelah investor asing konsisten mencatatkan net buy selama empat hari bursa berturut-turut, saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) akhirnya terkena net sell asing pada Kamis (18/6/2026) kemarin sebesar Rp 51,94 miliar.

Sebelumnya, asing mencatatkan net buy di saham BBCA sebesar Rp 387,96 miliar pada 11 Juni, Rp 192,85 miliar pada 12 Juni, Rp 203,68 miliar pada 15 Juni, dan Rp 375,29 miliar pada 17 Juni.

Aksi net sell asing di saham Bank Central Asia tersebut membuat harganya tertekan hingga minus 3,19% ke level Rp 6.075. Sebanyak 232,49 juta saham BCA diperdagangkan dengan frekuensi 55.284 kali dan nilai transaksi mencapai Rp 1,43 triliun.

Kejadian ini merupakan pelemahan pertama bagi saham BBCA sejak 9 Juni lalu. Muncul pertanyaan mengenai arah pergerakan saham emiten bank swasta terbesar di Indonesia tersebut ke depannya.

CGS International Sekuritas menetapkan support pertama saham BCA untuk perdagangan Jumat (19/6/2026) pada level 6.008 dan support kedua pada level 5.942.

Selain itu, terdapat peluang saham BCA berbalik menghijau jika berhasil menyentuh pivot di angka 6.142. Adapun target resistance pertama berada di 6.208 serta resistance kedua di 6.342.

Reporter: Akbar