Wall Street Menguat: Indeks Nasdaq Melambung hingga 1,91 Persen
JAKARTA - Pasar saham Wall Street ditutup menguat di zona hijau pada perdagangan Kamis (18/6/2026) akibat terdorong oleh kenaikan tajam saham di sektor teknologi.
Berdasarkan laporan Reuters, indeks Dow Jones Industrial Average di Bursa Efek New York, Amerika Serikat, merangkak naik 72,15 poin, atau sekitar 0,14 persen, menuju level 51.564,7.
Indeks S&P 500 menguat 80,48 poin, atau berkisar 1,08 persen, ke posisi 7.500,58. Sementara itu, indeks komposit Nasdaq melonjak hingga 496,28 poin, atau sekitar 1,91 persen, ke level 26.517,93.
Indeks Philadelphia SE Semiconductor membukukan lonjakan tinggi setelah saham Intel melesat tajam 10,64 persen hingga menyentuh rekor tertinggi barunya.
Presiden AS Donald Trump mengemukakan bahwa Apple telah menyetujui kemitraan dengan Intel dalam merancang sekaligus memproduksi komponen chip di dalam negeri AS.
Di sisi lain, saham SpaceX merosot 3,56 persen, mencatatkan pelemahan untuk sesi kedua secara berturut-turut setelah sempat melonjak signifikan pada momen perdana di Bursa New York pekan lalu.
Saham Microsoft dan Apple masing-masing mencatatkan penguatan sebesar 0,13 persen dan 0,7 persen. Sedangkan saham Nvidia serta Amazon masing-masing melaju naik hingga 2,95 persen dan 2,9 persen.
Laporan berkala yang dirilis oleh Departemen Tenaga Kerja AS pada Kamis menunjukkan jumlah warga AS yang mengajukan klaim tunjangan pengangguran mengalami penurunan pada pekan lalu lantaran rendahnya angka pemutusan hubungan kerja.
Nilai komoditas emas berjangka di COMEX New York Mercantile Exchange terpantau melemah akibat dampak dari penguatan indeks mata uang dolar AS.
Harga emas untuk kontrak pengiriman Agustus 2026 turun sebesar 3,1 persen menuju nominal US$4.245,9 per ons. Di waktu yang sama, indeks dolar AS menguat 0,72 persen.
Pasar saham kawasan Eropa bergerak melemah pada hari Kamis, dengan indeks STOXX 600 Eropa terdepresiasi 0,3 persen, yang dipicu oleh adanya proyeksi penaikan suku bunga acuan oleh Federal Reserve pada akhir tahun 2026.
Laju indeks FTSE 100 di Bursa Efek London, Inggris, merosot 108,91 poin, atau berkisar 1,04 persen, ke level 10.399,7. Untuk indeks Dax 30 di Bursa Efek Frankfurt, Jerman, malah bertambah 92,13 poin, atau kurang lebih 0,37 persen, ke posisi 25.026,8.
Indeks Ibex 35 di Bolsa de Madrid, Spanyol, menyusut 17,8 poin, atau sekitar 0,1 persen, menuju posisi 19.404,1. Sedangkan indeks Cac 40 di Euronext, Paris, Perancis, bergerak menguat 37,19 poin, atau berkisar 0,44 persen, ke level 8.467,98.
Nilai tukar mata uang poundsterling melemah sebesar 0,6 persen terhadap dolar AS menuju posisi 1,321 dolar AS per pound. Sementara itu, terhadap mata uang euro, nilai tukar poundsterling bergerak stabil pada kisaran 1,1522 euro per pound.