Danantara Umumkan Tiga Proyek PSEL Resmi Jadi Proyek Strategis Nasional

ILUSTRASI, Danantara (Sumber Gambar : Net)
Kamis, 11 Juni 2026 | 15:23:57 WIB

JAKARTA – Danantara memberikan pengumuman resmi bahwa tiga proyek fasilitas Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) untuk gelombang pertama telah dimasukkan ke dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN).

Ketiga proyek yang sukses mendapatkan status PSN tersebut berada di wilayah-wilayah strategis, yakni Kota Bekasi, Bogor Raya, serta Denpasar Raya.

Keputusan ini dicantumkan dalam Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 16 Tahun 2025 dan diperkuat lewat Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025 terkait langkah percepatan pembangunan infrastruktur pengolahan sampah.

Kebijakan ini disambut dengan sangat positif oleh PT Danantara Investment Management (DIM) bersama anak perusahaannya, PT Daya Energi Bersih Nusantara (Denera).

Denera, yang memang sengaja dibentuk khusus untuk mengoptimalkan platform PSEL berskala nasional, mengemban tugas dalam menyelaraskan investasi strategis, menentukan jenis teknologi yang diaplikasikan, hingga membangun jaringan kemitraan lintas sektor.

Menurut Chief Executive Officer (CEO) DIM, Pandu Sjahrir, penyematan status PSN ini menunjukkan keseriusan pihak pemerintah dalam menghadirkan solusi yang terintegrasi, mulai dari menekan ketergantungan pada TPA hingga memaksimalkan pemanfaatan sampah menjadi sumber energi baru.

Sebagaimana dilansir dari berita sumber, "Melalui Denera, kami ingin membantu percepatan realisasi ekosistem Waste-to-Energy yang mampu menjadi bagian dari solusi jangka panjang atas tantangan pengelolaan sampah di Indonesia," ujar Pandu dalam keterangan resmi dikutip Kamis (11/6/2026).

Legalitas status PSN ini disahkan melalui Surat Keterangan yang diterbitkan oleh Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP). Di sisi lain, pelaksanaan teknis secara langsung di lapangan akan ditangani oleh Badan Usaha Pengembang dan Pengelola (BUPP).

Untuk wilayah PSEL Kota Bekasi akan dikerjakan oleh Bekasi Environment Nusantara, sedangkan PSEL Bogor Raya akan digarap oleh Nusantara Bogor New Energy, dan untuk PSEL Denpasar Raya bakal dikelola oleh Nusantara Bali New Energy.

Melalui perolehan status PSN ini, ketiga proyek tersebut akan mendapatkan keistimewaan berupa penguatan koordinasi antar-kementerian, kemudahan dalam menyelesaikan berbagai kendala proyek, serta dukungan instrumen pemerintah guna menjamin proses pembangunan berjalan efisien dan tepat waktu.

Chief Executive Officer (CEO) Denera, Fadli Rahman juga memaparkan bahwa persoalan manajemen sampah saat ini bukan lagi sekadar isu di tingkat daerah, melainkan telah bergeser menjadi kepentingan strategis nasional.

Sebagaimana dilansir dari berita sumber, "Bagi Denera, status ini tidak hanya mempercepat realisasi di tiga lokasi awal, tetapi juga menjadi pijakan penting bagi pengembangan fasilitas PSEL di lokasi-lokasi berikutnya," kata Fadli.

Kehadiran proyek-proyek ini diproyeksikan tidak hanya memberikan dampak besar bagi penyelesaian masalah sampah di kawasan perkotaan, melainkan juga menyokong target dari pemerintah dalam meningkatkan bauran energi terbarukan sekaligus menekan angka emisi karbon.

Reporter: Gemilang Ramadhan