George Hendrata Resmi Diangkat Menjadi Komisaris Utama BELI
JAKARTA - PT Global Digital Niaga Tbk (BELI) yang mengoperasikan platform Blibli.com serta Tiket.com secara resmi mengangkat George Imron Hendrata sebagai Komisaris Utama perseroan.
Sebelumnya, George Hendrata menduduki posisi Wakil Komisaris Utama BELI berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Juni 2025. Selanjutnya, ia diberikan kepercayaan untuk mengisi jabatan Komisaris Utama melalui RUPST yang digelar pada bulan ini.
Pria yang lahir di Singapura ini sekarang juga menjabat sebagai Komisaris Utama tiket.com sekaligus Group Director Business Development Djarum. Ia pun diketahui pernah mengemban tugas sebagai CEO Tiket.com pada periode 2017-2025.
Tidak hanya George, agenda RUPST tersebut turut menetapkan Cyrillus Harinowo sebagai Komisaris Independen BELI. Cyrillus merupakan seorang ekonom yang mempunyai rekam jejak pengalaman kerja di IMF serta Bank Indonesia (BI).
Sejalan dengan langkah penguatan pada susunan Dewan Pengawas, BELI berkomitmen untuk mendorong kinerja yang berfokus pada profitabilitas sekaligus pertumbuhan yang berkelanjutan. Target tersebut salah satunya akan direalisasikan melalui percepatan integrasi ekosistem omnichannel.
Sepanjang tahun 2025, BELI mengantongi pendapatan neto sebesar Rp22,4 triliun, memperlihatkan pertumbuhan jika dibandingkan dengan tahun 2024 yang meraih Rp16,7 triliun. Kendati demikian, kinerja bottom line perseroan masih berada dalam tekanan dengan mencatatkan rugi bersih senilai Rp2,3 triliun.
CEO dan Co-Founder Blibli, Kusumo Martanto mengungkapkan bahwa tahun 2025 menjadi momentum krusial bagi perseroan untuk menaikkan kualitas pertumbuhan usaha secara lebih terukur dan berkelanjutan.
Sepanjang tahun lalu, perseroan tidak cuma berfokus dalam memacu pertumbuhan volume transaksi, melainkan juga memperkokoh margin, menaikkan monetisasi, meningkatkan efisiensi operasional, serta memperdalam loyalitas pelanggan melalui integrasi ekosistem omnichannel yang kian matang.
"Di tengah pasar yang penuh tantangan dan konsumsi masyarakat yang semakin selektif, perseroan berhasil memperkuat fundamental usaha yang mengarahkan perseroan ke jalur menuju profitabilitas yang semakin jelas,” ujarnya sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Memasuki tahun 2026, BELI akan mempertahankan strategi yang telah terbukti efektif serta mempunyai skalabilitas yang kuat, dengan menitikberatkan pada penguatan posisi kompetitif di kategori strategis, perluasan jaringan omnichannel yang terintegrasi, hingga peningkatan kecepatan layanan yang menjadi pembeda utama perseroan.
Indikasi positif mulai terlihat pada kuartal pertama tahun 2026, di mana pendapatan neto BELI tumbuh sebesar 67 persen menjadi Rp7,8 triliun, yang disertai dengan peningkatan laba bruto hingga Rp1,2 triliun serta perbaikan signifikan pada kinerja operasional yang merefleksikan efektivitas strategi efisiensi biaya.
Ke depan, BELI akan terus memperkuat pendalaman kategori dengan menetapkan berbagai kategori strategis yang memiliki keunggulan kompetitif untuk ditingkatkan serta diperbesar skalanya, termasuk kategori elektronik konsumen, elektronik rumah tangga, kebutuhan sehari-hari, home & living, hingga gaya hidup.
Berikut ini adalah struktur terbaru Dewan Komisaris dan Direksi BELI berdasarkan hasil RUPST 4 Juni 2026:
KOMISARIS
Komisaris Utama: George Imron Hendrata
Komisaris Independen: Kusmayanto Kadiman
Komisaris Independen: Cyrillus Harinowo
Komisaris Independen: Suryadi Sasmita
DIREKSI
Direktur Utama: Kusuma Martanto
Direktur: Ronald Winardi
Direktur: Lisa Widodo
Direktur: Hendry
Direktur: Andy Untono
Direktur: Eric Alamsjah Winarta