BRI Peduli Perkuat Potensi Wisata Desa Ketapanrame Mojokerto
MOJOKERTO - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui program tanggung jawab sosial BRI Peduli memperluas kontribusi dalam pembangunan desa berkelanjutan. Kontribusi ini diwujudkan melalui bantuan pengembangan berbagai fasilitas publik di Desa Ketapanrame, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.
Bantuan tersebut, sebagaimana dilansir dari berita sumber, difokuskan pada tiga lokasi utama aktivitas masyarakat. Lokasi tersebut meliputi pusat edukasi manasik haji, sarana Wisata Sawah Sumber Gempong, serta fasilitas di Taman Ghanjaran.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk memperkuat potensi wilayah melalui penyediaan sarana jangka panjang. Fasilitas yang memadai diharapkan tidak hanya memberikan dampak sosial, tetapi juga menggerakkan roda perekonomian setempat.
Hubungan kerja sama antara pihak bank dan Desa Ketapanrame sudah berjalan cukup lama. Wilayah ini telah bergabung dalam Program Desa BRILiaN sejak 2021, yang merupakan program inkubasi berbasis kepemimpinan, inovasi, kolaborasi, dan digitalisasi.
Melalui pendampingan tersebut, wilayah ini berhasil mengoptimalkan potensi pariwisata dan produk unggulan daerah. Kerja keras masyarakat membuahkan hasil dengan menyabet predikat Juara II Desa BRILiaN Tahun 2021.
Pencapaian tersebut membuktikan keberhasilan masyarakat dalam mengelola aset lokal yang dimiliki. Saat ini, kawasan tersebut tumbuh menjadi destinasi liburan yang populer di Kabupaten Mojokerto sekaligus model percontohan ekonomi daerah.
Pusat Edukasi Manasik Haji menjadi salah satu titik fokus pemberian bantuan. Area ini dirancang khusus untuk memfasilitasi warga yang ingin mempelajari tata cara ibadah haji sebelum berangkat ke Tanah Suci. Keberadaan pusat pembelajaran ini diproyeksikan memberi dampak positif yang luas bagi masyarakat.
Manfaat ruang edukasi religi yang mudah diakses ini juga dapat dirasakan oleh pengunjung dari luar daerah. Infrastruktur baru ini sekaligus memperbanyak pilihan lokasi edukatif di kawasan tersebut. Konsep pariwisata yang diusung kini berkembang seimbang, tidak hanya menyajikan hiburan, tetapi juga muatan pendidikan.
Dukungan finansial dari program ini turut mengalir ke Wisata Sawah Sumber Gempong. Tempat pelesiran ini menjadi ikon utama wilayah setempat yang populer berkat suguhan panorama alam yang asri.
Kawasan Sumber Gempong mulai dibangun pada 2018 sebagai perluasan dari Taman Ghanjaran. Pembangunan memanfaatkan Tanah Kas Desa dengan sokongan Dana Desa, Pendapatan Asli Desa (PADes), serta investasi warga.
Daya tarik utama tempat ini terletak pada pemandangan sawah berundak yang berpadu dengan mata air alami. Karakteristik alam tersebut membedakan objek wisata ini dari destinasi lain di wilayah Trawas.
Lonjakan jumlah wisatawan secara langsung memicu pertumbuhan sektor usaha kecil di sekitarnya. Warga lokal mulai membuka usaha kuliner, penyediaan jasa wisata, hingga penjualan produk kerajinan tangan setempat.
Fasilitas di Taman Ghanjaran juga tidak luput dari pembenahan. Taman bermain ramah keluarga yang beroperasi sejak 2018 ini terus bersolek demi kenyamanan para pelancong.
Sejumlah fasilitas penunjang yang terus diperbarui meliputi wahana permainan, kolam renang, area pujasera, hingga spot foto.
Kelengkapan sarana ini memperkaya pengalaman berkunjung sekaligus membuka peluang kerja baru. Pedagang makanan, pelaku UMKM, dan penyedia jasa akomodasi lokal merasakan dampak langsung dari keramaian ini.
Pengelolaan sektor pariwisata yang konsisten terbukti menciptakan efek berganda bagi kesejahteraan masyarakat.
Corporate Secretary BRI Dhanny menjelaskan bahwa kesuksesan pembangunan desa yang berkelanjutan memerlukan sinergi kuat dari berbagai elemen.
Penyediaan sarana umum menjadi instrumen penting untuk memicu kemandirian warga. Ia menambahkan bahwa infrastruktur wisata dan edukasi yang representatif akan menjadi stimulus utama bagi produktivitas masyarakat desa.
Sebasgaiamana dilansir dari berita sumber, Dhanny mengatakan, “Melalui BRI Peduli, kami berupaya menghadirkan program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung pengembangan potensi daerah. Dukungan terhadap sarana wisata dan edukasi di Desa Ketapanrame diharapkan dapat memperluas manfaat ekonomi yang dirasakan masyarakat serta mendorong tumbuhnya berbagai aktivitas produktif di tingkat desa. Kami berharap fasilitas yang telah dikembangkan dapat menjadi modal penting bagi masyarakat untuk terus mengembangkan potensi lokal dan memperkuat kemandirian ekonomi desa,”
Menurut Dhanny, pengelolaan potensi daerah harus dilakukan secara berkesinambungan agar kegunaannya bertahan lama. Oleh karena itu, program pemberdayaan diarahkan pada penguatan kapasitas ekonomi masyarakat, bukan sekadar pembangunan fisik.
Melalui investasi infrastruktur ini, pihak bank berharap masyarakat dapat memaksimalkan fasilitas yang ada untuk mendongkrak taraf hidup. Langkah strategis ini memperkuat posisi desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru berbasis kearifan lokal.