Porsi Saham SCG di TPIA Turun Menjadi 15,71 Persen Usai Divestasi
JAKARTA – Pemegang saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), SCG Chemicals Public Company Limited, melangsungkan aksi divestasi terhadap 12,86 miliar lembar saham perseroan sepanjang periode 2-5 Juni 2026. Langkah korporasi ini mengakibatkan porsi kepemilikan SCG di dalam TPIA merosot tajam dari yang semula 30,57% menjadi tinggal 15,71%.
Merujuk pada laporan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), SCG Chemicals melepas kepemilikan saham Chandra Asri secara bertahap lewat serangkaian transaksi penjualan tidak langsung yang seluruhnya ditujukan untuk langkah divestasi, sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Di dalam transaksi fase pertama yang berjalan pada 2-3 Juni 2026, SCG mendivestasikan sekitar 1,03 billion saham TPIA. Pascatransaksi ini, kepemilikan saham milik SCG menyusut dari 26,45 miliar lembar saham atau setara dengan 30,57% menjadi sebesar 25,42 miliar lembar saham atau setara 29,38%.
Nilai penjualan saham pada masa tersebut bergerak fluktuatif di kisaran Rp1.698 sampai Rp2.070 per lembar saham. Transaksi dengan volume terbesar berlangsung pada 3 Juni 2026, melalui pelepasan sebesar 703,12 juta lembar saham dengan tingkat harga Rp1.698 per lembar saham.
Selanjutnya, SCG kembali mengeksekusi aksi divestasi pada rentang waktu 4-5 Juni 2026 dengan perolehan nilai yang jauh lebih masif. Pada periode ini, perusahaan yang berbasis di Thailand tersebut memasarkan sekitar 11,83 miliar lembar saham TPIA.
Secara mendetail, total sebanyak 1,345 miliar lembar saham dilego pada 4 Juni 2026 dengan patokan harga sebesar Rp1.396 per lembar saham. Baru kemudian pada 5 Juni 2026, SCG melepas kembali sebanyak 9,14 miliar lembar saham di tingkat harga Rp962 per lembar saham serta 1,34 milar lembar saham pada level harga Rp1.379 per lembar saham.
Setelah seluruh rangkaian transaksi tersebut rampung, kepemilikan aset SCG di TPIA kini menyusut hingga menjadi 13,59 miliar lembar saham atau mencerminkan 15,71% dari total keseluruhan saham yang memiliki hak suara.
Secara keseluruhan, SCG tercatat telah mendivestasikan sekitar 12,86 miliar lembar saham TPIA di sepanjang kurun waktu 2-5 Juni 2026. Mengacu pada kalkulasi harga transaksi yang dipublikasikan, total nilai dari divestasi ini diestimasi menembus angka kisaran Rp14,1 triliun.
Kendati menggelar pelepasan saham dalam volume yang sangat besar, pihak SCG di dalam laporan resmi tersebut tetap menegaskan bahwa posisi mereka bukanlah sebagai pemegang saham pengendali di TPIA.
Tujuan utama dari seluruh rangkaian aktivitas transaksi ini dipastikan murni sebagai langkah divestasi. Aksi pelepasan aset saham ini dieksekusi setelah pada periode sebelumnya SCG memegang posisi sebagai salah satu investor strategis paling besar di tubuh TPIA.
Dengan jumlah kepemilikan yang saat ini tersisa sebesar 15,71%, posisi SCG dinilai masih tetap berada sebagai salah satu pemegang saham utama di perseroan, kendati porsi kepemilikannya kini sudah terpotong hampir separuh jika dikomparasikan dengan posisi sebelum aktivitas divestasi dilakukan.