GLOB Fokus Garap Bisnis Pengelolaan Sampah 41 Persen

ilustrasi pengelolaan sampah (Sumber Gambar : Net)
Senin, 25 Mei 2026 | 14:28:05 WIB

JAKARTA – PT Globe Kita Terang Tbk (GLOB) semakin memperkuat langkah transformasi bisnisnya ke sektor ekonomi hijau, khususnya melalui ekspansi pengelolaan sampah berbasis teknologi. Langkah strategis ini menjadi bagian dari rencana pertumbuhan jangka panjang emiten pada tahun ini. 

Anak usaha dari PT Trikomsel Tbk tersebut mulai memfokuskan pengembangan pada proyek Teknologi Olah Sampah Sirkular (TOSS) yang produksinya telah berjalan sejak akhir tahun lalu.

Direktur Utama PT Globe Kita Terang Tbk, Sugiono Wiyono, memastikan bahwa inovasi itu diproyeksikan dapat menjadi salah satu mesin penggerak baru bagi pertumbuhan perusahaan, di tengah tingginya permintaan terhadap solusi tata kelola limbah modern di tanah air. 

Melalui penguatan lini bisnis ini, GLOB membidik pengembangan ekonomi hijau sebagai pilar fundamental bagi ekspansi usaha ke depan. 

Manajemen menilai, sektor pengelolaan sampah memiliki prospek yang semakin cerah sejalan dengan terus meningkatnya volume limbah domestik maupun industri.

Sugiono menjelaskan bahwa inovasi teknologi TOSS dipersiapkan untuk memproses sampah organik serta anorganik secara lebih efektif, sehingga dapat menawarkan solusi berkelanjutan bagi berbagai wilayah dan dunia industri. 

Sebagaimana dilansir dari berita sumber: "Inisiatif TOSS ini yang kami harapkan akan bisa menjadi penyumbang atau kontributor revenue perusahaan di tahun 2026 ini," ujarnya dalam paparan publik virtual, pekan lalu.

Demi mempercepat perluasan bisnis tersebut, GLOB saat ini tengah berupaya mendapatkan suntikan dana segar, baik untuk kebutuhan belanja modal (capital expenditure/capex) maupun modal kerja (working capital). Korporasi membuka peluang pendanaan melalui berbagai skema, termasuk kolaborasi dengan mitra strategis. 

Langkah ini diambil agar implementasi teknologi TOSS dapat dijangkau oleh lebih banyak daerah serta sektor usaha, sebagaimana dilansir dari berita sumber:

"GLOB sedang berfokus untuk mendapatkan peluang pendanaan, baik melalui pendanaan langsung maupun ber-partner (kerja sama) dengan pihak ketiga, sehingga bisa menyebarkan teknologi TOSS ini kepada banyak area dan perusahaan," kata Sugiono.

Ia menambahkan bahwa berbagai capaian dari proyek percontohan akan terus digulirkan dan dioptimalkan. Targetnya adalah agar sistem teknologi TOSS dapat diterapkan dalam volume yang lebih masif serta memberikan dampak positif bagi ekonomi maupun lingkungan secara lebih luas.

Di samping mencurahkan perhatian pada pengelolaan limbah, GLOB juga tetap menjaga keberlangsungan bisnis ekosistem kopi sebagai salah satu penopang usaha utama. Sepanjang tahun 2025, lini mesin kopi dilaporkan memberikan kontribusi sebesar 41,85% bagi keseluruhan pendapatan perseroan. 

Besaran kontribusi tersebut memperlihatkan bahwa sektor ini masih menjadi salah satu pilar utama bagi performa keuangan GLOB. Manajemen mengungkapkan bahwa segmen mesin kopi akan terus dioptimalkan demi memenuhi kebutuhan pasar rumah tangga hingga area perkantoran skala kecil. 

Untuk menyokong pertumbuhan itu, GLOB juga memperkuat rantai pasok melalui peningkatan kemitraan dengan para pemasok lokal.

Reporter: Gemilang Ramadhan