Melesat Ratusan Persen, Saham BAIK dan WBSA Kena Suspensi Bursa

Ilustrasi Logo PT Bersama Mencapai Puncak Tbk (BAIK) (Gambar: NET)
Penulis: Akbar
Senin, 25 Mei 2026 | 13:47:42 WIB

JAKARTA – Bursa Efek Indonesia (BEI) memberlakukan penghentian sementara atau suspensi atas aktivitas perdagangan saham milik PT Bersama Mencapai Puncak Tbk (BAIK) dan PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA). Kebijakan pengamanan pasar modal ini diputuskan lantaran adanya kenaikan harga yang teramat masif pada kedua efek tersebut.

Sebagaimana dikutip dari Investortrust, edaran resmi yang dikeluarkan otoritas bursa menyebutkan bahwa langkah pembekuan sementara untuk saham WBSA ini merupakan yang kedua kalinya terjadi sepanjang sepekan ke belakang. Lompatan harga yang di luar kewajaran dalam kurun waktu beberapa hari terakhir menjadi alasan utama di balik ketetapan suspensi ini.

Pihak otoritas bursa mencatat bahwa saham BIKE telah meningkat pesat melampaui 153% hingga bertengger di posisi Rp 665 per lembar sepanjang satu bulan belakangan. Apabila dihitung secara tahun berjalan atau year to date (ytd), persentase pertumbuhan harga saham emiten tersebut bahkan terpantau menembus angka di atas 403%.

Pertumbuhan yang tidak kalah masif juga ditunjukkan oleh pergerakan saham WBSA yang baru saja melangsungkan pencatatan perdana alias listing di BEI pada tanggal 10 April 2026. Emiten yang bergerak di bidang logistik tersebut langsung menyentuh batas Auto Reject Atas (ARA) tiap hari secara berturut-turut dalam kurun waktu 10 hari perdagangan di pasar saham.

Bila diakumulasikan, saham WBSA tercatat melesat sebesar 691,66% dari nilai penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) yang semula dipatok pada harga Rp 168 menjadi melambung ke level Rp 1.330 per lembar saham. Pergerakan yang eksponensial tersebut mengerek nominal kapitalisasi pasar atau market cap WBSA dalam jumlah drastis hingga bertengger di angka Rp 11,53 triliun.

Pada bagian lain, BEI menetapkan kebijakan untuk membuka kembali atau melakukan unsuspensi terhadap perdagangan saham PT Intermedia Capital Tbk (MDIA) yang mulai berlaku sejak sesi I perdagangan hari Jumat (24/4/2026). Pemberitahuan dicabutnya status pembekuan ini telah dipublikasikan oleh pihak bursa semenjak satu hari sebelumnya.

Pada waktu sebelumnya, saham MDIA sempat disuspensi lantaran mengalami apresiasi harga yang teramat tinggi sepanjang kurun waktu beberapa minggu terakhir. Merujuk pada data pergerakan harga BEI, saham MDIA terpantau meroket lebih dari 157% hingga menyentuh posisi Rp 144 per lembar saham dalam jangka waktu satu bulan.

Reporter: Akbar