Shopee Gelontorkan 165 Miliar Rupiah Dongkrak Penjualan UMKM Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 | 15:25:58 WIB
Ilustrasi Shopee (Foto: gramedia.com)

JAKARTA – Platform e-commerce Shopee memberikan dukungan kepada usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) melalui pemberian voucher guna mendorong penjualan produk-produk lokal. Kabar tersebut menjadi angin segar bagi pelaku UMKM karena dapat menawarkan harga yang lebih kompetitif dan diskon menarik kepada para konsumen.

Hingga periode Mei 2026, Shopee tercatat telah mengucurkan dana lebih dari Rp100 miliar dalam bentuk insentif penjualan dan voucher di tengah situasi penurunan daya beli masyarakat.

Pemanfaatan voucher dinilai mampu memperkuat performa usaha lokal di dalam platform tersebut. Dukungan promosi berbasis voucher dipilih lantaran terbukti efektif dalam membantu para penjual meningkatkan kinerja bisnis mereka.

Sebagai contoh, sepanjang tahun 2025, kampanye Hari Belanja Lokal yang diadakan setiap tanggal 17 telah membantu penjual lokal meningkatkan angka penjualan hingga 2X lipat melalui dukungan berbagai voucher selama masa kampanye.

Sementara itu, kanal Shopee Pilih Lokal turut membantu para penjual mencatat peningkatan pendapatan hingga 40% pada tahun 2025 melalui beragam promo khusus produk lokal. Shopee Indonesia sendiri telah mengalokasikan dana sekitar Rp165 miliar sepanjang tahun lalu, dan pada tahun ini jumlah dukungan tersebut diperkirakan akan jauh lebih besar.

“Data internal kami menunjukkan bahwa dukungan promosi dan subsidi dari platform menjadi salah satu stimulus penting untuk menjaga daya saing usaha lokal dan mendorong pertumbuhan transaksi secara berkelanjutan di ekosistem digital. Melalui dukungan ini, kami ingin memastikan produk lokal tidak hanya hadir di ekosistem digital, tetapi juga mampu menjadi pilihan utama masyarakat Indonesia serta memiliki daya saing yang semakin kuat di era digital,” ungkap Deputy Director of Public Affairs Radynal Nataprawira.

Terbaru, Shopee Indonesia meluncurkan program voucher toko eksklusif bagi seller UMKM yang bertajuk Voucher Akselerasi Usaha Lokal yang dijadwalkan hadir pada 17 Mei 2026. Inisiatif ini difokuskan untuk meningkatkan eksposur serta penjualan toko-toko yang menyediakan 100% produk lokal.

Dukungan ini sekaligus bertujuan untuk mendorong minat masyarakat dalam mengonsumsi produk dalam negeri. Program tersebut menjadi bagian dari langkah berkesinambungan Shopee dalam memperkuat ekosistem usaha lokal melalui berbagai inisiatif, termasuk kanal Shopee Pilih Lokal dan kampanye Hari Belanja Lokal.

Melalui program tersebut, para seller UMKM lokal yang terpilih akan menerima voucher senilai Rp500.000 per toko setiap bulannya. Inisiatif ini merupakan wujud komitmen Shopee Indonesia dalam mendukung pertumbuhan para pelaku usaha dalam negeri melalui dukungan finansial langsung dalam bentuk voucher belanja.

Radynal menyatakan bahwa dukungan yang konsisten serta relevan merupakan kunci utama agar usaha lokal dapat terus berkembang dan memiliki daya saing di tengah percepatan pertumbuhan ekonomi digital.

“Kami melihat dukungan promosi dalam bentuk voucher memberikan dampak nyata dalam membantu meningkatkan minat beli konsumen dan memperbesar peluang transaksi. Berangkat dari efektivitas tersebut, Shopee menghadirkan Voucher Akselerasi Usaha Lokal sebagai bentuk dukungan tambahan bagi Penjual dengan 100% produk lokal agar dapat berkembang lebih berkelanjutan,” ujar Radynal, Selasa (12/5/2026).

Di samping itu, voucher digital masih dianggap sebagai salah satu strategi promosi yang sangat efektif dalam mendorong transaksi di platform e-commerce. Berbagai hasil riset menunjukkan bahwa keberadaan voucher dan diskon mampu meningkatkan minat belanja sekaligus mendorong konsumen untuk menyelesaikan transaksi yang sebelumnya tertunda.

Penelitian mengenai faktor keberhasilan e-commerce dalam mendorong tingkat konversi menyatakan bahwa penggunaan discount code atau voucher terbukti efektif dalam meningkatkan conversion rate serta mendorong konsumen menyelesaikan transaksi.

Meskipun diskon dapat mengurangi margin di setiap transaksi, peningkatan frekuensi checkout dan jumlah pembelian dinilai mampu mengompensasi penurunan margin tersebut dalam banyak kasus.

Studi tersebut juga menyoroti bahwa voucher tidak hanya berfungsi sebagai alat promosi jangka pendek, tetapi juga merupakan strategi untuk meningkatkan basket value serta akuisisi pelanggan baru. Dalam ekosistem digital yang sangat kompetitif, penggunaan voucher dianggap sebagai salah satu instrumen penting guna menjaga daya tarik penjual maupun platform di mata masyarakat.

Hal tersebut memperlihatkan bahwa voucher telah menjadi bagian krusial dalam pengalaman berbelanja daring sekaligus faktor yang dipertimbangkan konsumen saat mengambil keputusan akhir pembelian. Voucher juga dinilai tidak sekadar berfungsi sebagai insentif tambahan, namun memiliki pengaruh besar dalam menggerakkan keputusan pembelian konsumen.

Dengan demikian, di tengah perubahan perilaku belanja masyarakat yang semakin terdigitalisasi, program voucher diharapkan dapat menjadi solusi yang memberikan manfaat bagi kedua belah pihak, baik penjual maupun konsumen.

Selain menambah traffic toko dan transaksi, inisiatif dari Shopee ini diharapkan mampu menghadirkan pengalaman belanja yang lebih menarik sekaligus mendukung pertumbuhan produk lokal di platform e-commerce.

Terkini